Buka konten ini

BATAM (BP) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggandeng Bank Sumut dalam penyaluran pinjaman tanpa bunga bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) di Batam, Jumat (24/7).
Melalui program tersebut, pelaku UMKM di Batam berkesempatan memperoleh pinjaman modal hingga Rp20 juta tanpa dikenakan bunga. Program ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, program pinjaman tanpa bunga merupakan salah satu bentuk komitmen Pemko Batam dalam mendorong pemberdayaan dan penguatan sektor UMKM.
“Program ini kami siapkan untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM. Kami berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Amsakar.
Ia mengatakan, nominal pinjaman yang diberikan saat ini masih sebesar Rp20 juta. Namun, Pemko Batam berencana meningkatkan plafon pinjaman tersebut menjadi Rp50 juta pada tahun depan.
“Untuk tahun ini plafonnya Rp20 juta. Mudah-mudahan tahun depan dapat kami tingkatkan menjadi Rp50 juta sehingga semakin banyak pelaku UMKM yang bisa mengembangkan usahanya,” katanya.
Amsakar menambahkan, Bank Sumut menjadi mitra ketiga Pemko Batam dalam menjalankan program pinjaman tanpa bunga tersebut. Ia berharap kolaborasi ini dapat memperluas jangkauan program dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi pelaku UMKM.
“Kami mengapresiasi Bank Sumut yang ikut berkolaborasi dalam program ini. Semoga kemitraan ini dapat memperluas akses permodalan dan semakin banyak UMKM yang merasakan manfaatnya,” tuturnya.
Sementara itu, Pimpinan Divisi Kredit Konsumer PT Bank Sumut Faisal Panggabean menyampaikan apresiasi kepada Pemko Batam yang telah memberikan kepercayaan kepada Bank Sumut sebagai mitra dalam program tersebut.
Menurut dia, dukungan permodalan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha mikro dan UMKM. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perbankan dinilai penting untuk membuka akses pembiayaan yang lebih mudah bagi pelaku usaha.
“Bank Sumut siap mendukung upaya Pemko Batam dalam memperkuat permodalan UMKM.
Kami ingin memastikan pelaku usaha memiliki kesempatan untuk tumbuh secara berkelanjutan dan mampu meningkatkan daya saingnya,” kata Faisal.
Ia menilai kerja sama tersebut dapat menjadi jembatan bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan akses pembiayaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
“Kolaborasi ini memiliki arti penting dalam memperluas inklusi keuangan. Dengan akses permodalan yang lebih mudah, kami berharap UMKM dapat berkembang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Batam,” ujarnya.
Faisal menambahkan, dukungan subsidi bunga dari pemerintah turut memberikan penguatan bagi sektor permodalan UMKM. Bank Sumut berharap kerja sama tersebut dapat berjalan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Pemko Batam atas kepercayaan yang diberikan. Mudah-mudahan kerja sama ini mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pelaku UMKM di Batam,” tutupnya. (*)
Laporan : YASHINTA
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI
