Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Puluhan ribu peserta didik baru jenjang SMA, SMK, dan SLB di Provinsi Kepulauan Riau akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari, mulai 20 Juli mendatang. Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri mengingatkan seluruh sekolah agar menjadikan MPLS sebagai sarana pembentukan karakter, bukan ajang perpeloncoan.
Sekretaris Disdik Kepri, Siti Hidayati Rochmah, mengatakan MPLS merupakan kegiatan awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus menumbuhkan karakter dan profil lulusan sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
”MPLS di Kepri tetap mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah,” kata Siti, Rabu (15/7).
Ia meminta seluruh sekolah menyelenggarakan MPLS secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sehingga memberikan pengalaman belajar yang positif, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik baru.
Menurutnya, panitia MPLS di SMA, SMK, maupun SLB negeri dan swasta wajib memperkenalkan potensi peserta didik, warga sekolah mulai dari kepala sekolah hingga guru, kurikulum, lingkungan sekolah, serta berbagai fasilitas pendukung pembelajaran.
Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik juga akan mendapatkan berbagai materi, seperti penguatan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, program Pagi Ceria, etika bermedia sosial, hingga penerapan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun).
Di sisi lain, Disdik Kepri menegaskan sekolah dilarang menyelenggarakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi peserta didik. Larangan tersebut mencakup perpeloncoan, segala bentuk kekerasan, pungutan biaya, maupun penggunaan atribut yang tidak memiliki nilai edukatif.
Siti menambahkan, Disdik Kepri akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan MPLS di seluruh SMA, SMK, dan SLB di Kepri. Setelah kegiatan berakhir, evaluasi juga akan dilakukan untuk memastikan pelaksanaannya sesuai ketentuan.
”Prinsip MPLS tahun ini harus aman secara fisik, sehat secara psikologis, serta menyenangkan dan bermakna bagi setiap murid. Surat imbauan pelaksanaan MPLS juga sudah kami sampaikan ke seluruh SMA dan SMK di Kepri,” ujarnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY