Buka konten ini

Memiliki meja dapur cor yang nyaman tidak hanya bergantung pada desain, tetapi juga ukuran yang tepat. Tinggi, lebar, dan penataan meja yang sesuai dengan postur tubuh membuat aktivitas memasak lebih ergonomis.
MENJADIKAN dapur lebih fungsional dan nyaman digunakan setiap hari. Menentukan ukuran meja dapur cor minimalis sering menjadi kendala saat membangun atau merenovasi rumah.
Padahal, ukuran meja dapur sangat memengaruhi kenyamanan saat memasak sekaligus tampilan ruang secara keseluruhan.
Dilansir dekoruma, meja dapur cor merupakan meja yang dibuat dari campuran semen, pasir, dan besi yang dicor langsung di lokasi. Setelah mengeras, permukaannya biasanya dilapisi keramik, granit, atau material lain agar lebih rapi, tahan lama, dan mudah dibersihkan.
Meja dapur cor memiliki sejumlah keunggulan. Konstruksinya kokoh dan awet, tidak mudah goyah atau lapuk. Ukurannya dapat disesuaikan dengan luas ruangan, sementara perawatannya relatif mudah sehingga tampilannya tetap menarik dalam jangka panjang.

2. Meja dapur cor dikenal mudah dirawat serta memiliki tampilan yang tetap rapi dan tahan lama.
3. Model meja dapur berbentuk huruf L dapat menjadi pilihan untuk memaksimalkan sudut ruangan tanpa mengurangi fungsi dan kenyamanan.
Ukuran meja dapur cor yang umum digunakan di rumah minimalis memiliki tinggi 80–90 sentimeter. Tinggi tersebut dapat disesuaikan dengan postur tubuh. Bagi penghuni dengan tinggi badan di bawah 160 sentimeter, meja setinggi 80 sentimeter umumnya lebih nyaman digunakan.
Lebar meja dari dinding ke sisi depan berkisar 55–60 sentimeter. Ukuran ini cukup untuk menempatkan peralatan memasak dan bahan makanan. Adapun panjang meja dapat disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya 120 sentimeter, 150 sentimeter, atau lebih, bergantung pada luas dapur.
Ukuran tersebut dapat dijadikan acuan dasar saat merancang dapur.
Namun, penyesuaian dengan postur tubuh tetap penting agar aktivitas memasak lebih nyaman.
Area kompor dan wastafel sebaiknya memiliki ketinggian yang berbeda agar lebih ergonomis. Area kompor idealnya memiliki tinggi sekitar 75–80 sentimeter sehingga posisi memasak lebih nyaman. Sementara itu, area wastafel dapat dibuat lebih tinggi, sekitar 85–90 sentimeter, agar tidak terlalu membungkuk saat mencuci peralatan makan.
Pada dapur berukuran kecil, kompor dan wastafel dapat dibuat dalam satu bidang. Meski demikian, perbedaan tinggi sebaiknya tetap dipertahankan untuk menjaga kenyamanan saat digunakan.
Setiap rumah memiliki ukuran dapur yang berbeda. Agar meja dapur tetap fungsional dan ruangan tidak terasa sempit, model meja berbentuk huruf L dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan sudut ruangan. Rak gantung di atas meja juga dapat menambah ruang penyimpanan tanpa mengurangi area gerak. Selain itu, sisakan jarak minimal 90 sentimeter antara meja dapur dan sisi berhadapan agar aktivitas di dapur lebih leluasa.
Penggunaan warna terang, seperti putih atau abu-abu muda, juga dapat memberikan kesan ruang yang lebih luas.
Sebagai acuan, tinggi meja dapur cor minimalis yang ideal berkisar 80–90 sentimeter dengan lebar sekitar 60 sentimeter. Meski demikian, ukuran tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan, luas ruangan, dan postur tubuh agar dapur nyaman digunakan setiap hari. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI