Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Trans Barelang, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kamis (2/7) sekitar pukul 20.45 WIB. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat tabrakan frontal dengan sebuah mobil Toyota Agya yang datang dari arah berlawanan. Korban diduga mencoba mendahului kendaraan di depannya sebelum kecelakaan terjadi.
Korban diketahui bernama M. Amin, pengendara sepeda motor Honda Kharisma hitam bernomor polisi BP 3967 ED. Sementara mobil yang terlibat merupakan Toyota Agya kuning bernomor polisi BP 1865 EA yang dikemudikan Arbel Ginting.
Benturan keras mengakibatkan M. Amin mengalami luka berat di bagian kepala dan kaki. Meski sempat mendapatkan penanganan, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Toyota Agya melaju dari arah Batu Aji menuju Jembatan I Barelang. Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Jembatan Barelang menuju Simpang Barelang.
Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya. Namun, saat mengambil jalur kanan, dari arah berlawanan melaju Toyota Agya sehingga tabrakan frontal tidak dapat dihindari.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Iptu Jefri Adil Akbar, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, dugaan sementara kecelakaan dipicu manuver korban saat hendak menyalip kendaraan di depannya.
”Korban yang datang dari arah Barelang hendak mendahului mobil di depannya. Namun tidak terkejar karena dari arah berlawanan datang Toyota Agya kuning, sehingga terjadi tabrakan,” ujar Jefri.
Setelah menerima laporan, Unit Gakkum Satlantas Polresta Barelang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kemudian mengevakuasi korban ke rumah sakit, mengamankan kedua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mendukung proses penyelidikan.
Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan diri mendahului kendaraan di jalan dua arah tanpa memastikan kondisi jalur benar-benar aman. Kehati-hatian dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan yang dapat berujung pada hilangnya nyawa. (***)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO