Buka konten ini

Teras belakang rumah kini bisa disulap menjadi tempat duduk santai yang nyaman untuk berkumpul bersama keluarga. Penataan yang tepat membuat area ini tidak hanya fungsional, tetapi juga menghadirkan suasana hangat yang membuat betah di rumah sendiri.
SEJUMLAH desain teras belakang rumah berikut ini dapat menjadi inspirasi bagi Anda yang ingin mengubahnya menjadi area yang lebih fungsional sekaligus nyaman digunakan.
Rumah yang dibeli dari pengembang umumnya memiliki teras belakang dengan ukuran yang bervariasi, mulai dari kecil, sedang, hingga besar. Area ini sering kali belum dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki potensi besar sebagai ruang santai keluarga.

2. Tempat duduk ayunan dari motif kayu berpadu dengan taman, batu alam memberikan kesan alami dan rustic. Foto: dalchaebi
3. Tempat duduk santai ini berada di teras belakang rumah minimalis. Areanya tampak rapi dan cantik. Foto: rumah123
Karena berada di bagian belakang rumah, area ini cenderung lebih privat sehingga cocok digunakan untuk berbagai aktivitas, seperti bersantai, berkumpul, hingga makan bersama keluarga. Dilansir rumah123, berikut beberapa inspirasi desain teras belakang rumah yang bisa diterapkan:
Pohon dan Ayunan
Menambahkan pohon besar dan ayunan dapat menciptakan suasana yang menyenangkan, terutama untuk bersantai di waktu luang. Area ini juga bisa menjadi tempat favorit keluarga untuk menikmati udara segar.
Area Sarapan dan Bersantai
Teras belakang dapat dilengkapi meja makan dan kursi untuk sarapan atau bersantai. Suasana yang lebih santai membuat aktivitas makan terasa lebih nyaman dan tidak formal. Konsep ini juga membuat waktu berkumpul keluarga menjadi lebih hangat.
Area Rumput untuk Bersantai
Lantai rumput dapat menciptakan suasana hijau dan segar. Desain ini cocok untuk keluarga yang memiliki anak kecil karena bisa menjadi tempat bermain yang aman. Selain itu, area ini juga memberi kesan alami pada rumah.
Dek untuk Berkumpul
Dek kayu dengan sofa dapat menjadi ruang berkumpul yang nyaman, baik pada pagi, siang, maupun malam hari, termasuk untuk menerima tamu. Material kayu juga menambah kesan hangat dan estetik pada area teras.
Teras Sederhana yang Asri
Meski berukuran terbatas, teras belakang tetap dapat ditata dengan tanaman, batu hias, dan tempat duduk sederhana agar terlihat rapi dan nyaman. Penataan yang tepat membuat area kecil tetap terasa luas dan menyenangkan.
Ruang Makan dan Dapur Terbuka
Konsep ruang makan dan dapur terbuka yang terhubung dengan teras belakang memberikan suasana memasak dan makan yang lebih segar dan menyenangkan. Selain itu, sirkulasi udara menjadi lebih baik dan tidak pengap.
Teras dengan Atap
Penambahan atap membuat teras dapat digunakan kapan saja tanpa khawatir hujan atau panas. Kursi gantung juga bisa menjadi elemen dekoratif yang menarik. Hal ini membuat fungsi teras menjadi lebih maksimal sepanjang hari.
Desain Minimalis
Bagi yang menginginkan kepraktisan, desain minimalis dengan rumput dan beberapa tanaman saja sudah cukup untuk menciptakan suasana tenang. Perawatan yang mudah juga menjadi keunggulan utama desain ini.
Gazebo untuk Bersantai
Gazebo dengan bantalan duduk dapat menjadi tempat berkumpul yang nyaman bersama keluarga maupun teman, terlebih jika dikelilingi taman tropis. Desain ini juga memberikan nuansa seperti liburan di rumah sendiri.
Kolam Ikan Koi
Teras belakang juga dapat diubah menjadi kolam ikan koi. Selain memperindah tampilan, kolam ikan juga memberikan efek relaksasi bagi penghuni rumah. Suara air dan gerakan ikan dapat menciptakan suasana yang menenangkan.
Taman Tropis
Taman dengan tanaman tropis dapat menciptakan suasana sejuk dan alami. Tambahan kursi atau bangku membuat area ini cocok untuk membaca atau bersantai. Kehadiran tanaman juga membantu memperbaiki kualitas udara di sekitar rumah.
Kolam Renang Kecil
Jika lahan memungkinkan, kolam renang kecil dapat menjadi pilihan. Area ini juga bisa dilengkapi tempat bersantai seperti kursi malas atau hammock. Kehadiran kolam renang menjadikan rumah lebih terasa seperti tempat rekreasi pribadi. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI
