Buka konten ini

JAMES Rodriguez dan Cristiano Ronaldo pernah jadi rekan satu tim di Real Madrid pada periode 2014 sampai 2017. Setelah berpisah, kali terakhir keduanya bersua dalam second leg semifinal Liga Champions 2018.
Ketika itu, James menciptakan gol kedua Bayern Munchen ke gawang Real. Minggu (28/6) pagi, dua sahabat tersebut kembali bersua dalam matchday pemungkas grup K Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami Gardens (Siaran langsung TVRI Nasional pukul 06.30 WIB). James sebagai kapten sekaligus gelandang serang Kolombia berhadapan Ronaldo yang memimpin Portugal.
’’Ini akan jadi pertemuan yang hebat,’’ ungkap James seperti dilansir dari Marca.
’’Kalian tahu seperti apa dia (Ronaldo). Dia tipe orang yang senang memenangi pertandingan. Dia selalu ingin menciptakan gol. Kami harus bersiap menghadapi serangan-serangan hebat darinya,’’ sambung James yang telah berusia 34 tahun tersebut.
Nirgol selama 12 Tahun
Setelah dua matchday awal fase grup Piala Dunia, James belum menciptakan sebiji gol pun bagi Los Cafeteros –julukan Kolombia. Terakhir sang kapten mencetak gol dalam ajang Piala Dunia adalah 12 tahun silam. Tepatnya gol ke gawang Brasil di perempat final Piala Dunia 2014.
Di sisi lain, Ronaldo ingin meneruskan streak gol setelah mencetak dua gol ke gawang Uzbekistan dalam matchday kedua (25/6).
Dilansir dari Diario AS, CR7 –sebutan Ronaldo–menyebut laga reuni dengan James tidak akan mudah.
’’Kami akan menghadapi laga yang sulit melawan Kolombia. Tetapi, yang terpenting kami bisa melaju lebih jauh di Piala Dunia,’’ ucap pemain berusia 41 tahun tersebut.
Adu Agresif Fullback
Di antara pencetak gol bagi Kolombia dan Portugal di Piala Dunia 2026, terselip nama dua bek. Masing-masing bek kanan Kolombia Daniel Munoz dan bek kiri Portugal Nuno Mendes.
Munoz bahkan sudah mencetak dua gol. Pemain Crystal Palace itu pun bisa jadi senjata terselubung skuad asuhan Nestor Lorenzo tersebut berkat agresivitasnya. ’’Setiap laga, aku selalu mencoba keluar dari zona nyaman,’’ ucap Munoz kepada Gol Caracol.
Sementara Mendes dikenal sebagai fullback dengan kecepatan lari tinggi. Bek kiri Paris Saint-Germain itu bisa melesat hingga 125,1 km per jam. ”Kali ini aku ingin menciptakan gol dengan open play,’’ ucap Mendes yang menciptakan gol via tendangan bebas ke gawang Uzbekistan seperti dilansir dari A Bola.
Dua Sahabat Jota
Mendiang striker Portugal Diogo Jota akan membelah pertemuan kedua tim. Sebab, Jota punya sahabat dalam dua tim tersebut. Di Liverpool FC, Jota dekat dengan wide attacker Kolombia Luis Diaz. Sementara sebagai pemain Portugal, Jota bersahabat dengan gelandang Ruben Neves.
’’Rute lebih mendukung kami,’’ klaim Neves mengacu Rute Cardoso, istri Jota, dilansir dari Mais Futebol. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO