Buka konten ini

BINTAN (BP) – Kawasan Bintan Industrial Estate (BIE) Lobam kembali menarik minat investor. Kali ini, perusahaan manufaktur asal Tiongkok, PT Shandong Shelltec, menanamkan investasi senilai 3,4 juta dolar AS untuk membangun basis produksi di kawasan industri tersebut.
General Manager PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE), Aditya Laksamana, mengatakan PT Shandong Shelltec bergerak di bidang manufaktur tabung gas dan produk sejenis. Saat ini perusahaan sedang melakukan rehabilitasi gedung sebagai persiapan operasional.
”Targetnya dalam waktu dekat perusahaan mulai beroperasi dengan menyerap sekitar 20 tenaga kerja pada tahap awal. Jumlah itu akan bertambah menjadi 50 orang pada fase berikutnya,” ujar Aditya.
Selain masuknya investor baru, BIE Lobam juga mencatat ekspansi dari perusahaan yang telah beroperasi. PT CCI, misalnya, memindahkan sebagian aktivitas produksinya dari Malaysia ke kawasan industri tersebut.
Menurut Aditya, langkah itu diambil karena perusahaan melihat peluang pengembangan usaha di BIE Lobam masih sangat besar.
”PT CCI menambah gedung produksi di Kawasan BIE Lobam. Ekspansi ini diperkirakan menyerap 300 tenaga kerja,” katanya.
Di sisi lain, PT Bintan Organic Foods (BOF) juga terus memperluas kapasitas usahanya. Perusahaan yang mengolah produk berbahan baku kelapa tersebut tetap menjalankan produksi sambil melakukan pembenahan manajemen dan pengembangan produk unggulan.
Aditya optimistis masuknya investor baru dan ekspansi sejumlah perusahaan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Bintan.
”Perkembangan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai investasi, membuka lebih banyak lapangan kerja, sekaligus memperkuat daya saing Kawasan BIE Lobam sebagai kawasan industri,” pungkasnya. (***)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : Putut Ariyo