Buka konten ini

BANGKOK (BP) – Enam anggota polisi patroli perbatasan Tailan terluka, dua di antaranya dalam kondisi kritis, setelah menjadi sasaran serangan bom pinggir jalan di Provinsi Yala, Tailan selatan, Jumat (19/6).
Serangan terjadi di Kabupaten Thanto saat regu patroli tengah menjalankan tugas rutin. Menurut keterangan otoritas setempat, pelaku terlebih dahulu meledakkan alat peledak rakitan sebelum melepaskan tembakan ke arah petugas dari semak-semak di tepi jalan.
Akibat serangan tersebut, enam personel kepolisian mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Dua korban dilaporkan mengalami luka serius.
Menyusul insiden itu, Kepala Kepolisian Provinsi Yala memerintahkan satuan tugas keamanan gabungan untuk melakukan penyisiran dan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan tingkat kewaspadaan tinggi.
Tim yang diterjunkan terdiri atas personel penjinak bom dan tim forensik. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya bahan peledak lain atau serangan susulan di sekitar lokasi kejadian.
Pasukan keamanan juga telah menutup area serangan dan melancarkan pengejaran terhadap para pelaku.
Hingga kini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas aksi tersebut. Aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik serangan itu.
Wilayah Tailan selatan, khususnya Provinsi Yala, Pattani, dan Narathiwat, selama bertahun-tahun dikenal sebagai daerah yang rawan insiden keamanan akibat konflik separatis yang sesekali memicu aksi kekerasan. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY