Buka konten ini
SEKUPANG (BP) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam menyebarluaskan daftar nomor kontak Unit Gawat Darurat (UGD) seluruh puskesmas di Kota Batam guna memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan, terutama dalam situasi kegawatdaruratan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan sekaligus mempercepat respons petugas terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan medis.
“Melalui nomor kontak ini, masyarakat dapat menghubungi puskesmas terdekat untuk memperoleh informasi maupun bantuan pelayanan kesehatan darurat. Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan keluhan, pengaduan, maupun masukan terkait pelayanan kesehatan yang diterima,” ujar Didi, Kamis (11/6).
Menurut dia, komunikasi yang cepat antara masyarakat dan tenaga kesehatan menjadi faktor penting dalam penanganan kasus kegawatdaruratan. Karena itu, setiap puskesmas telah menyiapkan nomor layanan yang dapat dihubungi selama 24 jam untuk pelayanan UGD.
Didi menjelaskan, masyarakat yang menghubungi layanan tersebut diharapkan menyampaikan identitas pasien, lokasi kejadian, serta kondisi yang dialami secara jelas. Informasi tersebut akan membantu petugas memberikan arahan maupun tindakan yang sesuai dengan kebutuhan pasien.
“Kami mengimbau masyarakat menggunakan layanan ini secara bijak dan hanya untuk kebutuhan pelayanan kesehatan, terutama dalam kondisi darurat. Informasi yang lengkap akan membantu petugas memberikan respons yang lebih cepat dan tepat,” katanya.
Selain dimanfaatkan untuk layanan kegawatdaruratan, nomor kontak tersebut juga dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan berbagai kendala maupun pengaduan terkait pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Melalui saluran komunikasi langsung dengan puskesmas, Dinkes Batam berharap berbagai persoalan pelayanan kesehatan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.
“Dinas Kesehatan Kota Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang cepat, mudah diakses, dan responsif. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan baik,” tutup Didi.
RSBP Perkuat Layanan Trauma Center 24 Jam
Sementara itu, RSBP Batam terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan penanganan trauma dan kegawatdaruratan di Kota Batam. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan layanan Trauma Center 24 Jam yang didukung fasilitas medis modern dan sistem penanganan terpadu.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan keberadaan Trauma Center 24 Jam merupakan bagian dari komitmen BP Batam dalam memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas, khususnya bagi pekerja maupun masyarakat yang mengalami kecelakaan atau kondisi darurat medis.
“Batam merupakan kawasan industri dan investasi yang terus berkembang. Karena itu, kebutuhan terhadap layanan kesehatan yang mampu menangani kasus trauma dan kegawatdaruratan secara cepat menjadi sangat penting,” ujar Ariastuty.
Menurutnya, RSBP Batam saat ini didukung berbagai fasilitas unggulan, antara lain Trauma Center 24 Jam, tim dokter spesialis multidisiplin, CT Scan 128 Slice, Cathlab Biplane 24 Jam, ICU Trauma, layanan neurointervensi, serta instalasi gawat darurat yang siaga sepanjang waktu.
Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk mempercepat proses penanganan pasien sejak tiba di rumah sakit hingga memperoleh tindakan medis yang dibutuhkan. (*)
Reporter : M SYA’BAN – RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO