Buka konten ini

BEIJING (BP) – Tailan mencatat kenaikan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) pada Mei 2026. Sepanjang bulan tersebut, Negeri Gajah Putih menerima 2,35 juta kunjungan wisman atau meningkat 3,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Data resmi yang dirilis pemerintah Tailan, Kamis (11/6), juga menunjukkan pendapatan sektor pariwisata dari wisatawan asing mencapai 108 miliar baht. Angka itu naik 12,77 persen secara tahunan.
Wakil Juru Bicara Pemerintah Tailan, Ploytalay Laksameesangchan, mengatakan Malaysia, Tiongkok, India, Rusia, dan Singapura menjadi lima negara penyumbang wisatawan terbesar sepanjang Mei.
Secara kumulatif, Tailan menerima 14,51 juta kunjungan wisman selama periode 1 Januari hingga 7 Juni 2026. Dari jumlah tersebut, sektor pariwisata berhasil menghasilkan pendapatan sekitar 701,36 miliar baht.
Tiongkok masih menjadi pasar wisatawan terbesar bagi Tailan dengan total 2,38 juta kunjungan sepanjang tahun berjalan.
Menurut Ploytalay, jumlah kunjungan wisatawan asing diperkirakan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan seiring pulihnya permintaan perjalanan dari sejumlah pasar utama.
Meski demikian, ia mengakui situasi global masih memberikan tantangan bagi industri pariwisata.
“Ketegangan yang masih berlangsung di Timur Tengah telah mendorong kenaikan signifikan tarif penerbangan dan biaya transportasi secara umum, sehingga memengaruhi pola perjalanan global,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat sebagian wisatawan lebih selektif dalam merencanakan perjalanan, terutama untuk destinasi jarak jauh.
Selain mengandalkan wisatawan asing, pemerintah Tailan juga terus memperkuat sektor pariwisata domestik. Salah satunya dengan mendorong perjalanan jarak pendek yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
Pemerintah Tailan juga melakukan transformasi sektor pariwisata agar sejalan dengan tren global yang menitikberatkan pada keberlanjutan, efisiensi energi, dan pengalaman wisata berkualitas tinggi. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY