Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Dua jemaah haji asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih tertunda dipulangkan ke Indonesia karena kondisi kesehatan yang menurun dan harus menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.
Kedua jemaah tersebut adalah Latifah dan Siti Rahil, anggota kelompok terbang (kloter) 1 asal Tanjungpinang. Keduanya seharusnya kembali ke tanah air bersama rombongan pada Selasa (2/6), namun belum diizinkan terbang karena masih dalam pemantauan tim medis.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepri, Muhammad Syafii, mengatakan saat ini terdapat tiga jemaah haji asal Kepri yang sempat mengalami gangguan kesehatan pasca pelaksanaan ibadah haji di Makkah.
“Jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi dan belum bisa dipulangkan ada dua orang. Kondisinya mengalami kelelahan karena faktor usia,” kata Syafii, Jumat (5/6).
Selain itu, seorang jemaah asal Kabupaten Karimun juga sempat menjalani perawatan di rumah sakit setelah tiba di Batam. Namun, kondisinya kini telah membaik dan telah dipulangkan ke daerah asal.
“Memang sempat dirawat di Batam. Namun kemarin kondisinya sudah stabil dan hari ini sudah dipulangkan ke daerah asalnya,” ujarnya.
Syafii menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan jadwal kepulangan dua jemaah asal Tanjungpinang tersebut. Pasalnya, keputusan pemulangan harus menunggu rekomendasi dari tim medis yang menangani keduanya di Arab Saudi.
“Kami masih menunggu rekomendasi dokter. Jika kondisi kesehatan sudah memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh, baru bisa dipulangkan ke Indonesia,” jelasnya. Ia menambahkan, jumlah jemaah haji asal Kepri pada musim haji 2026 mencapai 1.085 orang. Saat ini seluruh jemaah tengah menjalani proses pemulangan secara bertahap. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY