Buka konten ini

SEKUPANG (BP) – Polsek Sekupang terus berupaya menekan peredaran dan penggunaan knalpot brong dengan menyasar bengkel sepeda motor sebagai pintu masuk utama distribusi, Rabu (3/6).
Langkah preventif ini dilakukan melalui kegiatan sambang oleh Bhabinkamtibmas di wilayah Kelurahan Tiban Lama dan Tiban Baru. Petugas mendatangi sejumlah bengkel untuk memastikan tidak ada penjualan maupun pemasangan knalpot yang tidak sesuai standar kendaraan.
Kegiatan tersebut bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengurangi kebisingan yang kerap dikeluhkan warga, terutama pada malam hingga dini hari.
Di Kelurahan Tiban Lama, Bhabinkamtibmas Aipda Boy Saputra Panggabean menyambangi Bengkel Putra yang berlokasi di kawasan Tiban Kampung RT 01 RW 10. Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan pemilik bengkel agar konsisten tidak menyediakan ataupun memperjualbelikan knalpot brong karena dapat meresahkan masyarakat.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tiban Baru Aiptu Indoludin melakukan pengecekan di Bengkel Mitra Sejati yang berada di Tiban Koperasi Blok T Nomor 81. Selain memastikan tidak adanya penjualan knalpot brong, petugas juga mengajak pemilik bengkel berperan aktif menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Sekupang, Hippal Tua Sirait, menegaskan bahwa peredaran knalpot brong harus menjadi perhatian bersama karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Selain menimbulkan kebisingan, penggunaan knalpot tidak standar juga kerap dikaitkan dengan aksi balap liar serta pelanggaran lalu lintas.
“Peran bengkel sangat penting karena menjadi salah satu pintu utama peredaran knalpot brong. Dengan tidak menjual maupun memasangnya, para pemilik bengkel telah ikut membantu menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polsek Sekupang berharap kesadaran para pelaku usaha otomotif semakin meningkat dalam mendukung upaya kepolisian. Sinergi antara polisi, pemilik bengkel, dan masyarakat dinilai menjadi kunci menciptakan suasana yang aman, tertib, dan bebas dari gangguan kebisingan. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO