Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Gangguan listrik massal dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Sumatra Bagian Utara (Sumbagut), Kamis (22/5) malam. PT PLN (Persero) membenarkan adanya gangguan sistem kelistrikan tersebut dan saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif untuk menelusuri penyebabnya.
Pemadaman berdampak pada sejumlah provinsi, mulai dari Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat hingga Riau. PLN menyebut gangguan terjadi setelah sistem kelistrikan Sumatra Bagian Utara dan Sumatra Bagian Tengah terpisah.
Berdasarkan informasi sementara, gangguan terjadi sekitar pukul 18.44 WIB akibat terputusnya jaringan transmisi Rumai–Muaro Bungo 275 kiloVolt (kV). Kondisi itu menyebabkan Sumatra Bagian Utara mengalami padam total.
“Pukul 18.44 WIB sistem Sumatra Bagian Utara dan Sumatra Bagian Tengah terpisah dan Sumatra Bagian Utara padam total. Terputus di Rumai Muaro Bungo 275 kV,” demikian informasi sementara PLN.
Jalur transmisi 275 kV Rumai–Muaro Bungo atau Sungai Rumbai–Muaro Bungo merupakan bagian dari proyek Tol Listrik Sumatra. Infrastruktur interkoneksi vital tersebut berada di Provinsi Jambi dan menghubungkan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Sungai Rumbai di Kabupaten Dharmasraya dengan GITET Muaro Bungo di Kabupaten Bungo.
Jalur tersebut selama ini menjadi salah satu tulang punggung sistem interkoneksi kelistrikan Sumatra, khususnya untuk menyalurkan pasokan listrik antardaerah di wilayah tengah hingga utara Sumatra.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengatakan PLN telah mengerahkan tim teknis ke lapangan guna melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sistem dan jaringan kelistrikan.
Menurut dia, langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan sekaligus menelusuri penyebab pasti gangguan yang memicu pemadaman massal.
“PT PLN (Persero) saat ini tengah melakukan pemeriksaan atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi pada sejumlah wilayah di Sumatra,” ujar Gregorius dalam keterangannya, Kamis (22/5).
Ia menambahkan, PLN terus melakukan pemulihan secara bertahap agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segera kembali normal.
“Saat ini tim teknis PLN telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh pada sistem dan jaringan kelistrikan, untuk upaya pemulihan sekaligus menelusuri penyebab gangguan yang terjadi,” katanya.
PLN juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan menunggu informasi resmi terkait perkembangan penanganan gangguan tersebut.
“PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Informasi perkembangan penanganan gangguan akan disampaikan secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile dan layanan Contact Center PLN 123,” ujarnya.
PLN turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat akibat gangguan listrik massal tersebut. Hingga tadi malam, proses pemulihan masih terus dilakukan di sejumlah wilayah terdampak. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK