Buka konten ini

BATAM (BP) – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali beredar di tengah masyarakat. Namun hingga Minggu (3/5) sore, Pertamina memastikan belum ada kebijakan kenaikan harga untuk wilayah Kepulauan Riau.
Marketing Support Media Pertamina Kepri, Galuh Anjasmara, menegaskan bahwa penetapan harga BBM sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat. Pihak Pertamina di daerah hanya menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan.
“Penetapan harga BBM dikontrol oleh pemerintah pusat. Kami di daerah mengikuti arahan tersebut, termasuk untuk wilayah Kepri dan Batam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini belum ada pemberitahuan resmi terkait rencana penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Biasanya, kata dia, informasi perubahan harga baru diterima dalam waktu singkat sebelum diberlakukan.
“Umumnya kami menerima informasi sekitar satu jam sebelum penyesuaian. Namun sampai Minggu sore ini belum ada pemberitahuan kenaikan,” jelasnya.
Galuh menambahkan, penyesuaian harga BBM nonsubsidi selama ini mengacu pada dinamika harga minyak dunia. Jika terjadi kenaikan harga global, maka kemungkinan penyesuaian di dalam negeri juga terbuka.
“Jika harga minyak dunia naik, biasanya akan diikuti penyesuaian di dalam negeri,” katanya
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi terakhir tercatat pada 18 April 2026, yang berlaku untuk sektor ritel. Sementara harga BBM untuk kebutuhan industri tidak mengalami perubahan.
Untuk wilayah Kepri non-Free Trade Zone (FTZ), harga BBM saat ini masih berada di kisaran Pertamax Rp12.900 per liter, Pertamax Turbo Rp20.250, Dexlite Rp24.650, dan Pertamina Dex Rp24.950. Adapun di Batam yang berstatus FTZ, harga relatif lebih rendah, yakni Pertamax Rp11.750, Pertamax Turbo Rp18.450, Dexlite Rp22.450, dan Pertamina Dex Rp22.700.
Meski sebelumnya sempat terjadi kenaikan signifikan pada beberapa jenis BBM, Pertamina memastikan seluruh kebijakan harga tetap mengacu pada regulasi pemerintah dan mempertimbangkan kondisi pasar energi global. Masyarakat pun diimbau untuk tidak terpengaruh isu yang belum jelas dan menunggu informasi resmi dari pemerintah maupun Pertamina.
Harga BBM Nasional Masih Stabil di Awal Mei
Secara nasional, harga BBM nonsubsidi juga terpantau masih stabil pada awal Mei 2026, termasuk saat peringatan Hari Buruh Internasional. Berdasarkan data resmi Pertamina, harga Pertamax dan Pertamax Green tidak mengalami perubahan, masing-masing berada di angka Rp12.300 dan Rp12.900 per liter untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Penyesuaian harga sebelumnya terjadi pada 18 April 2026, yang menyasar sejumlah produk seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Di Jakarta, misalnya, harga Pertamax Turbo kini berada di kisaran Rp19.400 per liter, Dexlite Rp23.600, dan Pertamina Dex Rp23.900.
Kondisi serupa juga terlihat di SPBU swasta. SPBU BP masih mempertahankan harga BBM tanpa perubahan, sementara SPBU Shell dan Vivo belum melakukan penyesuaian harga sejak Maret 2026. Bahkan, beberapa SPBU dilaporkan mengalami keterbatasan stok, terutama untuk jenis solar dan BBM dengan RON tinggi.
Stabilnya harga BBM di awal Mei ini menjadi perhatian di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi harga minyak dunia. Pemerintah dan pelaku industri energi masih mencermati perkembangan tersebut sebelum mengambil kebijakan lanjutan. (*)
Reporter: YASHINTA – JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK