Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Kapal Ambulance Laut 03 hibah dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kepada Pemerintah Kabupaten Karimun hingga kini belum dapat difungsikan.
Kapal ambulans laut yang seharusnya digunakan untuk membantu pelayanan kesehatan masyarakat tersebut masih bersandar di pelabuhan Parit 1, Desa Parit, Kecamatan Selat Gelam, sejak akhir 2025.
Camat Selat Gelam, Indra Sulaiman, mengatakan kapal tersebut sudah berada di lokasi sejak November tahun lalu.
“Masyarakat memang bertanya-tanya kapan digunakan. Kami juga belum mengetahui, karena peruntukannya bukan untuk Kecamatan Selat Gelam. Sepengetahuan kami, sejak akhir tahun lalu kapal ini disandarkan di pelabuhan tersebut bersama satu kapal milik Pemkab,” ujarnya, Kamis (23/4).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, drg Soerjadi, membenarkan kapal tersebut merupakan hibah dari Pemprov Kepri dan telah diserahterimakan kepada pemerintah kabupaten.
“Peruntukannya untuk RSUD Tanjungbatu,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Tanjungbatu, dr Suharyanto, mengatakan hingga saat ini kapal tersebut belum diserahkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun kepada pihak rumah sakit.
“Memang rencananya untuk mendukung operasional RSUD Tanjungbatu. Namun sampai sekarang belum diserahkan kepada kami,” katanya.
Ia menambahkan, meskipun kapal tersebut nantinya diserahkan, pihaknya belum mampu mengelolanya karena keterbatasan anggaran.
Menurut dia, RSUD Tanjungbatu saat ini masih fokus membiayai kebutuhan tenaga medis, termasuk menggaji lima dokter umum agar pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal.
“Gaji dokter kami tanggung dari anggaran rumah sakit, dan statusnya bukan honor. Jadi, jika kapal ambulans laut diserahkan sekarang, kami belum mampu mengelolanya,” ujarnya.
Selain itu, operasional kapal ambulans laut juga membutuhkan biaya besar, mulai dari perekrutan nakhoda dan kru, hingga biaya bahan bakar dan perawatan.
“Kalau anggarannya tersedia, tentu kami siap mengelola. Kapal tersebut sudah sesuai standar untuk mengangkut pasien, tenaga kesehatan, dan keluarga pasien,” tambahnya. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY