Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun meminta pengelola pelabuhan meningkatkan fasilitas pelayanan guna menunjang kenyamanan penumpang.
Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Capt. Supendi, mengatakan permintaan tersebut merupakan hasil evaluasi angkutan, khususnya pada periode Lebaran lalu.
“Salah satu yang menjadi perhatian adalah peningkatan fasilitas pelabuhan,” ujarnya.
Ia mencontohkan, di ruang tunggu Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, sejumlah calon penumpang mengeluhkan kondisi pendingin ruangan (AC) yang tidak optimal saat arus mudik Lebaran.
“Untuk itu, kami minta PT Pelindo 1 Cabang Tanjungbalai Karimun melakukan peningkatan fasilitas,” tambahnya.
Selain itu, KSOP juga meminta pengelola Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, yakni PT (Perseroda) Pelabuhan Karimun, untuk melengkapi fasilitas pada ponton keberangkatan dan kedatangan.
Pasalnya, kedua ponton tersebut belum dilengkapi atap, sehingga penumpang rentan kepanasan saat cuaca terik maupun kehujanan.
“Agar penumpang lebih nyaman, kedua ponton tersebut sebaiknya dipasang atap,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, General Manager Pelindo 1 Cabang Tanjungbalai Karimun, Joni Hutama, membenarkan adanya permintaan peningkatan fasilitas, khususnya di ruang tunggu pelabuhan domestik.
“Memang saat angkutan Lebaran lalu, pendingin ruangan kurang optimal. Saat ini sudah kami tindak lanjuti dengan penambahan unit AC,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemasangan AC sempat tertunda karena waktu kedatangan unit mendekati Lebaran dan keterbatasan tenaga teknis. Namun, pemasangan akan segera dilakukan agar kenyamanan penumpang kembali terjaga.
Sementara itu, Direktur Utama PT (Perseroda) Pelabuhan Karimun, Liza B. Hilsya, menyebut desain ponton di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam sejak awal memang tanpa atap.
“Pembangunannya dilakukan oleh Dinas Perhubungan, sementara kami hanya sebagai pengelola,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya akan menindaklanjuti saran dari KSOP dengan berkoordinasi bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun terkait kemungkinan penambahan atap pada ponton tersebut. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY