Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Keselamatan pelajar di jalan raya kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Batam. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), sejumlah fasilitas keselamatan lalu lintas di depan SDN 001 Batam Kota mulai diperbaiki dan ditingkatkan.
Perbaikan tersebut meliputi pengecatan ulang zebra cross, penataan Zona Selamat Sekolah (ZOSS), pemasangan pita pengaduh (marka kejut), hingga penambahan rambu-rambu peringatan di sekitar area sekolah.
Pantauan di lapangan, Selasa (14/4) siang, proses perbaikan masih berlangsung. Sejumlah petugas Dishub bersama personel Satlantas Polresta Barelang tampak bekerja di lokasi. Di tengah aktivitas tersebut, petugas juga sigap membantu siswa dan orang tua saat menyeberang jalan.
Langkah ini tidak sekadar pekerjaan teknis, melainkan bagian dari upaya menciptakan ruang aman bagi anak-anak yang setiap hari berhadapan dengan lalu lintas padat saat berangkat dan pulang sekolah.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, mengatakan pekerjaan perbaikan mulai dikebut sejak malam sebelumnya.
“Untuk tahap awal, kami tetap mendampingi siswa menyeberang,” ujarnya.
Menurut Leo, kehadiran petugas di lapangan menjadi langkah antisipasi untuk mencegah potensi kecelakaan, termasuk tabrak lari, yang kerap mengintai di kawasan dengan aktivitas tinggi seperti lingkungan sekolah.
Dishub juga menempatkan personel secara khusus untuk berjaga hingga seluruh pekerjaan selesai. Selain itu, petugas aktif membantu siswa dan orang tua saat jam masuk maupun pulang sekolah.
“Untuk beberapa hari ini kita perbaiki semua,” katanya.
Ia menambahkan, sebelum pelaksanaan perbaikan, pihaknya telah melakukan peninjauan bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, serta jajaran Satlantas Polresta Barelang untuk memetakan titik-titik yang membutuhkan penanganan.
Peninjauan tersebut dilakukan pada Senin (13/4) sore hingga malam guna memastikan langkah yang diambil tepat sasaran.
Melalui upaya ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan rasa aman bagi pelajar sekaligus menekan risiko kecelakaan di kawasan sekolah yang setiap hari dipadati kendaraan.
“Harapan kami, dengan adanya perbaikan ini, tidak ada lagi kecelakaan atau tabrak lari di kawasan sekolah,” tegas Leo. (*)
Reporter : M SYA’BAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO