Buka konten ini

KECELAKAAN di Simpang Lampu Merah Batuampar Sabtu (11/4) sekitar pukul 12.00 WIB. Dua wanita pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi. FOTO-FOTO: HUMAS POLRESTA BARELANG UNTUK BATAM POS
RENTETAN kecelakaan lalu lintas terjadi di sejumlah titik di Kota Batam dalam kurun dua hari, Jumat (10/4) hingga Sabtu (11/4). Serangkaian insiden tersebut tidak hanya menyita perhatian publik, tetapi juga menelan korban jiwa, menjadi peringatan keras akan pentingnya kewaspadaan saat berkendara.
Kecelakaan paling tragis terjadi di simpang lampu merah Batuampar atau simpang lama Polsek Batuampar, Sabtu (11/4) sekitar pukul 12.00 WIB. Dua wanita pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlibat tabrakan dengan sebuah mobil pribadi.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, AKP Viktor Hutahaean, menjelaskan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kedua kendaraan melaju searah dari Batuampar menuju Jodoh.
“Diduga terjadi tabrakan samping antara mobil dan sepeda motor hingga menyebabkan kedua pengendara motor terjatuh dan meninggal dunia di tempat,” ujarnya.
Selain itu, Unit Gakkum Satlantas Polresta Barelang juga masih menyelidiki kecelakaan lain di Jalan Duyung, Batuampar, yang merenggut nyawa dua orang, yakni ibu dan anak, Azizah dan Elvita. Keduanya diduga terjatuh setelah sepeda motor yang dikendarai bersenggolan dengan truk trailer, lalu terlindas.
Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTv). Dalam rekaman terlihat sepeda motor korban melaju di sisi kiri jalan, sementara truk berada di sampingnya. Saat melintasi tikungan, keduanya diduga bersenggolan hingga korban terjatuh.
“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami terus mengumpulkan saksi dan alat bukti,” kata Viktor.
Ia menambahkan, sopir truk beserta barang bukti kendaraan telah diamankan. Namun, hingga kini belum ada penetapan tersangka karena masih menunggu kelengkapan alat bukti.
“Penetapan tersangka harus didukung alat bukti dan keterangan saksi yang cukup,” tegasnya.
Kecelakaan lain terjadi di Jalan Hang Tuah, dekat Perumahan Bida Garden, tidak jauh dari simpang Bandara. Sebuah mobil Daihatsu Ayla merah ditemukan terbalik dengan kondisi roda di atas.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan. Dari video yang beredar, mobil mengalami kerusakan cukup parah. Dua wanita yang berada di dalam kendaraan dilaporkan mengalami syok dan langsung mendapat penanganan petugas di lokasi.
Dugaan sementara, kecelakaan melibatkan dua mobil. Salah satu kendaraan disebut tengah parkir di bahu jalan karena mogok, lalu ditabrak dari belakang hingga menyebabkan mobil Ayla terbalik. Kasus ini masih dalam penyelidikan.
Masih di hari yang sama, insiden berbeda terjadi di kawasan dekat Polresta Barelang. Sebuah mobil Toyota Rush merah dilaporkan meledak dan terbakar saat dalam kondisi terparkir.
Kobaran api sempat memicu kepanikan warga sekitar. Beruntung, api berhasil dipadamkan dengan cepat oleh warga bersama aparat kepolisian menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun penyebab kebakaran masih didalami.
Sementara itu, kecelakaan lainnya terjadi di lampu merah Sungai Harapan, Sekupang, pada Jumat pagi. Seorang pria paruh baya pengendara sepeda motor dilaporkan kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Insiden ini menjadi sorotan karena pengendara yang diduga menabrak korban sempat membawa korban ke rumah sakit, namun kemudian meninggalkannya tanpa tanggung jawab. Hingga kini, pihak keluarga masih berupaya melacak pelaku melalui rekaman CCTV dan media sosial.
Menanggapi rentetan kejadian tersebut, Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan disiplin dalam berlalu lintas.
“Utamakan keselamatan, jangan lengah di jalan, dan patuhi rambu lalu lintas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar setiap pihak yang terlibat kecelakaan tidak menghindari tanggung jawab.
“Jika terjadi kecelakaan, minimal bantu korban ke rumah sakit dan segera laporkan ke polisi. Jika melarikan diri, tentu ada konsekuensi hukum,” tegasnya.
Rentetan kecelakaan ini kembali menegaskan pentingnya disiplin dan kewaspadaan saat berkendara, guna menekan angka kecelakaan serta mencegah jatuhnya korban jiwa di jalan raya. (***)
Reporter : EUSEBIUS SARA – YOF YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO