Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Posko Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 di wilayah kerja KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun resmi ditutup. Selama periode 13 hingga 30 Maret 2026, terjadi lonjakan penumpang yang diiringi tingginya frekuensi keberangkatan kapal melalui ekstra trip.
Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Capt Supendi, mengatakan rapat penutupan posko baru dapat dilaksanakan pada Jumat (10/4) bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan pelayaran dan INSA.
“Kementerian Perhubungan RI memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran Angleb 2026,” ujar Supendi, Sabtu (11/4).
Ia menjelaskan, wilayah kerja KSOP Karimun tahun ini mencatat jumlah ekstra trip terbanyak, yakni mencapai 255 kali keberangkatan. Ekstra trip tersebut bukan penambahan armada, melainkan penambahan jadwal keberangkatan di luar jadwal reguler.
Dari total tersebut, terdiri atas 13 kali keberangkatan kapal feri rute luar negeri, 14 kali feri rute dalam negeri, serta 228 kali speedboat.
“Ekstra trip tidak serta-merta diberikan. Kami harus berkoordinasi dengan perusahaan pelayaran dan melihat jumlah penumpang. Jangan sampai berangkat penuh, tapi kembali kosong,” jelasnya.
Tingginya jumlah ekstra trip menjadi indikator meningkatnya mobilitas penumpang selama arus mudik dan balik Lebaran.
Berdasarkan data yang telah diverifikasi, jumlah penumpang yang naik dan turun di seluruh pelabuhan wilayah kerja KSOP Karimun mencapai 306.343 orang selama periode Angleb.
Untuk puncak arus mudik terjadi pada H-3, Rabu (18/3), dengan jumlah penumpang mencapai 17.390 orang. Sedangkan puncak arus balik terjadi pada H+3, Selasa (24/3), dengan jumlah penumpang berangkat sebanyak 25.306 orang.
Supendi menilai, tingginya mobilitas penumpang tahun ini menjadi bukti meningkatnya aktivitas masyarakat pasca-Lebaran, sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi antarinstansi dalam menjaga kelancaran transportasi laut. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY