Buka konten ini

WEIFANG (BP) – Sebanyak 75 unit kendaraan konstruksi dan berbagai peralatan berat Sabtu (28/2) diberangkatkan dari Dermaga No. 8, Area Pelabuhan Weifang, Provinsi Shandong, menuju Kamboja. Pengiriman dilakukan melalui jalur kargo curah reguler antara Weifang dan Kamboja, menandai dibukanya rute resmi pasokan kargo ke negeri tersebut di bawah proyek “Merantau ke Asia Tenggara (Xia Nan Yang) di Era Baru” oleh Pelabuhan Teluk Bohai.
Proses pemuatan berlangsung rapi. Para pekerja menyusun kendaraan dan peralatan berat dengan sistem bertumpang agar muatan dapat maksimal dalam ruang kapal yang terbatas. Strategi ini juga memastikan efisiensi pengiriman tetap terjaga.
Pos pemeriksaan perbatasan Weifang menyediakan jalur khusus bagi kargo ini, dilengkapi aplikasi seluler untuk pengajuan pemeriksaan dan pendaftaran awal. Dengan sistem ini, waktu tunggu dan biaya transportasi bagi pelaku bisnis bisa ditekan secara signifikan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan agen dan pelaku bisnis, serta lembaga bea cukai dan pengurus kemaritiman. Layanan satu atap di pelabuhan membantu proses bea cukai berjalan lancar,” kata Zhen Yuan, staf pos pemeriksaan.
Sebelumnya, Pelabuhan Weifang telah membuka rute kendaraan berat dan peralatan besar ke Vietnam dan Indonesia. Kini, pelabuhan ini makin menegaskan posisinya sebagai pusat pengiriman produk Shandong ke pasar ASEAN. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO