Buka konten ini

NASIB gelandang bertahan Eduardo Camavinga ketika melawan Bayern Munchen berubah 180 derajat. Dari Camavinga yang jadi kartu as saat Real menyingkirkan Bayern di semifinal Liga Champions 2023–2024 jadi kunci Bayern mendepak Real dari perempat final musim ini.
Masuk sebagai pengganti saat menit ke-62 di Allianz Arena kemarin (16/4), Camavinga langsung menerima dua kartu kuning. Masing-masing pada menit ke-78 dan 86. Sialnya, kartu kuning kedua didapat karena membuang-buang waktu saat Real sudah unggul 3-2!
Bermain dengan sepuluh pemain, Real kebobolan dua gol masing-masing oleh Luis Diaz (89’) dan Michael Olise (90+4’) sehingga kalah 3-4 (agregat 4-6). Skuad Real menganggap kartu kuning kedua Camavinga dari wasit Slavko Vincic (Slovenia) tidak seharusnya dikeluarkan.
’’Itu (kartu merah Camavinga) lelucon,’’ ucap gelandang Real Jude Bellingham seperti dilansir dari Marca.
Antonio Rudiger, bek tengah Real, memilih berkomentar halus.
“Kalian melihatnya, kan? Jujur saja, lebih baik aku tidak membicarakannya,” ucap bek tengah timnas Jerman tersebut. Seusai laga, gelandang serang Real Arda Guler juga dikartu merah Vincic karena protes berlebihan.
Bukan kali pertama Camavinga jadi aktor kegagalan Real. Musim lalu, Cama– sapaan akrabnya – menerima dua kartu kuning saat first leg perempat final lawan Arsenal di Stadion Emirates, London. Penyebabnya juga karena membuang-buang waktu. Real pada akhirnya tersingkir oleh Arsenal. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO