Buka konten ini

BATAM (BP) – Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, resmi membuka Rapat Pleno Pengurus Pusat yang Diperluas (RP3YD) atau Pra Kongres Ikatan Notaris Indonesia (INI) di Wyndham Hotel Panbil Batam, Rabu (15/4).
Agenda nasional ini dihadiri sekitar 880 notaris dari seluruh Indonesia.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum Nico Afinta, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, serta jajaran Forkopimda Kepri.
Dalam sambutannya, Supratman menegaskan peran strategis notaris sebagai pejabat publik yang menjamin kepastian hukum melalui akta autentik. Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dan akuntabilitas di tengah upaya modernisasi layanan hukum berbasis digital.
“Inovasi digital ini telah mengintegrasikan lebih dari 450 layanan publik untuk memberikan kemudahan akses hukum yang transparan dan akuntabel, baik bagi masyarakat maupun pengguna layanan kenotariatan,” ujarnya.
Menurut dia, transformasi digital tersebut didukung data per 14 April 2026 yang mencatat sekitar 2,5 juta entitas badan usaha aktif terdaftar di Kementerian Hukum. Potensi ini dinilai perlu dioptimalkan oleh notaris melalui peningkatan kualitas layanan dan kedisiplinan dalam pelaporan bulanan.
Supratman juga mengingatkan bahwa kinerja pelaporan notaris kini menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian kinerja kepala kantor wilayah. Karena itu, pengawasan di tingkat daerah harus diperkuat.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Hukum turut menyerahkan Surat Pencatatan Ciptaan sebagai bentuk perlindungan kekayaan intelektual. Sertifikat diberikan kepada Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kepri, Edison Manik, atas karya buku “Diskursus Akta Notaris Dalam Bentuk Digital”.
Penghargaan serupa juga diberikan kepada Notaris Kota Batam, Rita Rumondang Agustina Simanjuntak, atas karya musik berjudul “Dendang Madani Kepulauan Riau”. Apresiasi ini menjadi bentuk dukungan terhadap kontribusi intelektual dalam pengembangan literasi hukum dan seni budaya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY