Buka konten ini

MOSKOW (BP) – Pemerintah Rusia menargetkan kunjungan wisatawan asing mencapai 6,5 juta orang sepanjang 2026. Proyeksi ini disampaikan Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia, Maxim Reshetnikov, dalam pertemuan komisi pemerintah untuk pengembangan pariwisata di Moskow, Rabu (15/4).
“Kami memperkirakan total wisatawan asing mencapai 6,5 juta hingga akhir tahun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam dua bulan pertama tahun ini, tren kunjungan wisatawan menunjukkan peningkatan signifikan hingga hampir 37 persen. Namun, angka tersebut diperkirakan akan mengalami penyesuaian mulai Maret.
Hal ini dipengaruhi oleh penutupan wilayah udara di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada jalur penerbangan internasional menuju Rusia.
Menurut Reshetnikov, pasar Asia kini menjadi fokus utama dalam strategi menarik wisatawan asing. Negara-negara seperti Tiongkok, India, serta kawasan Asia Tenggara dinilai memiliki potensi besar untuk mendongkrak kunjungan.
Ia menambahkan, tren kunjungan wisatawan asing ke Rusia juga menunjukkan peningkatan pada tahun sebelumnya. Pada 2025, jumlah wisatawan tercatat mencapai 5,8 juta orang atau naik sekitar 13 persen dibanding tahun sebelumnya.
Untuk mendukung target tersebut, Rusia terus memperluas kemudahan akses bagi wisatawan mancanegara. Salah satunya melalui perjanjian bebas visa dengan Arab Saudi yang dijadwalkan mulai berlaku pada Mei mendatang.
Selain itu, pemerintah Rusia juga tengah mengupayakan pelonggaran persyaratan masuk bagi wisatawan dari sejumlah negara, seperti India, Vietnam, Malaysia, Bahrain, dan Kuwait.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik Rusia sebagai destinasi wisata internasional di tengah dinamika geopolitik global yang masih berpengaruh terhadap mobilitas perjalanan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY