Buka konten ini
LONDON (BP) – Hanya ada satu hal yang dipikirkan Tigst Assefa setelah gagal meraih emas maraton Olimpiade Paris 2024. Pelari asal Ethiopia itu ingin berlatih lebih keras lagi. Tujuannya adalah memenangi London Marathon 2025.
Impian itu akhirnya benar-benar tercapai. Assefa finis terdepan dalam London Marathon pada Minggu (27/4) waktu setempat. Dia mencatatkan waktu 2 jam 15 menit 50 detik. Itu sekaligus memecahkan rekor dunia maraton kategori khusus wanita milik pelari Kenya Peres Jepchirchir. Assefa lebih cepat 26 detik dari rekor Jepchirchir tahun lalu.
“Saat aku melewati garis finis, aku merasa sangat bahagia karena aku benar-benar ingin menang hari ini (Minggu, red),” kata Assefa seperti dikutip dari The Guardian.
Assefa finis hampir tiga menit dari pelari Kenya Jepkosgel Joyciline. Selain itu, dia juga unggul hingga 3 menit 10 detik dari pesaing utamanya saat Olimpiade Paris 2024, Sifan Hassan.
Secara penyelenggaraan, London Marathon tahun ini mencatatkan rekor baru. Yakni, jumlah peserta terbanyak yang mampu menyelesaikan lomba. Meski panitia panitia belum memberikan angka pasti, tapi rekor 55.646 finisher saat New York City Marathon tahun lalu sudah terlewati. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO