Buka konten ini

BATAM (BP) – Peluang Anies Baswedan kembali maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) semakin terbuka. Partai Gerakan Rakyat (PGR) memberi sinyal kuat akan mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai calon presiden setelah seluruh proses administrasi partai rampung.
Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid mengatakan, penetapan resmi Anies sebagai calon presiden tinggal menunggu forum pengambilan keputusan di internal partai. Aspirasi kader dan relawan di berbagai daerah untuk mengusung Anies disebut sangat kuat.
Menurutnya, pengusungan Anies akan diputuskan melalui Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar setelah Kementerian Hukum RI menerbitkan pengesahan badan hukum Partai Gerakan Rakyat.
”Mengenai posisi memang belum kita bahas, tetapi bahwa Pak Anies sebagai calon presiden nampaknya tinggal membutuhkan forum untuk membuat ketetapan tentang itu,” ujar Sahrin usai pendaftaran Partai Gerakan Rakyat ke Kementerian Hukum RI, Kamis (23/7).
Sahrin menjelaskan, Rapimnas nantinya akan dihadiri perwakilan dari 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang akan menyampaikan pandangan secara resmi terkait arah politik partai.
Ia optimistis, dukungan terhadap Anies akan menjadi salah satu agenda penting setelah seluruh tahapan administrasi partai selesai.
Resmi Daftar ke Kementerian Hukum
Langkah menuju pengusungan Anies diawali dengan pendaftaran resmi Partai Gerakan Rakyat sebagai partai politik ke Kementerian Hukum RI pada Kamis (23/7). Pendaftaran tersebut dilakukan setelah seluruh Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari 38 kantor wilayah di Indonesia berhasil dilengkapi.
Sahrin mengatakan, penyelesaian dokumen dari Sabang hingga Merauke merupakan hasil perjuangan panjang kader dan relawan yang selama ini bekerja di lapangan.
”Untuk mendapatkan secarik kertas ini, kita membutuhkan perjuangan yang tidak singkat. Berbulan-bulan, bertahun-tahun, keluar-masuk kantor kelurahan, desa, Kesbangpol hingga Kanwil untuk perbaikan. Alhamdulillah, pada 22 Juli 2026 kami telah melengkapi 38 surat keterangan terdaftar,” ungkapnya.
Setelah pendaftaran dilakukan, Kementerian Hukum RI akan memberikan akses akun kepada partai untuk mengunggah dokumen lanjutan sebelum surat keputusan badan hukum resmi diterbitkan.
Andalkan Relawan dan Struktur Partai
Menghadapi Pemilu 2029, Partai Gerakan Rakyat mengaku optimistis mampu membangun basis dukungan yang kuat. Sahrin menyebut, terdapat dua modal utama yang menjadi kekuatan partainya.
Pertama, jaringan relawan yang aktif membangun percakapan publik, termasuk melalui media sosial. Kedua, keberadaan struktur organisasi partai yang telah terverifikasi di berbagai daerah.
Menurutnya, perpaduan antara kekuatan relawan dan struktur partai menjadi modal penting untuk mengonsolidasikan dukungan masyarakat dalam menghadapi agenda politik nasional mendatang.
”Dua kekuatan ini akan terus kami sinergikan untuk membangun Partai Gerakan Rakyat sebagai rumah perjuangan politik yang dekat dengan aspirasi masyarakat,” tandasnya. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : MUHAMMAD NUR
