Buka konten ini

BATAM (BP) – Pendapatan Pemerintah Kota Batam hingga akhir Semester I 2026 mencapai Rp2,022 triliun atau 48,34 persen dari target pendapatan daerah sebesar Rp4,184 triliun. Jika mengacu pada target APBD Kota Batam sebesar Rp4,3 triliun, realisasi tersebut setara dengan 47,04 persen.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Raja Arzamansyah, mengatakan capaian tersebut terutama ditopang penerimaan pajak daerah, khususnya dari sektor properti, konsumsi, dan pariwisata yang terus menunjukkan tren pertumbuhan positif sepanjang enam bulan pertama tahun ini.
”Capaian tersebut ditopang terutama oleh penerimaan pajak daerah, khususnya dari sektor properti, konsumsi, dan pariwisata yang menunjukkan tren pertumbuhan positif sepanjang enam bulan pertama tahun ini,” ujarnya, Kamis (23/7).
Dalam struktur Pendapatan Asli Daerah (PAD), pajak daerah ditargetkan menyumbang Rp2,09 triliun sepanjang 2026. Hingga pertengahan tahun, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) masih menjadi kontributor terbesar dengan realisasi Rp288,17 miliar atau 54,66 persen dari target Rp527,18 miliar.
Kontributor terbesar berikutnya berasal dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas tenaga listrik yang telah terealisasi sebesar Rp197,95 miliar atau 45,25 persen dari target Rp437,42 miliar.

Sementara itu, pertumbuhan paling signifikan justru datang dari sektor konsumsi dan pariwisata. Penerimaan pajak restoran meningkat 22,46 persen, sedangkan pajak hotel melonjak 32,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Raja, peningkatan tersebut dipengaruhi oleh pulihnya aktivitas pariwisata di Batam serta semakin optimalnya penerapan sistem pelaporan transaksi berbasis tapping box.
”Kondisi ini menunjukkan aktivitas ekonomi, khususnya di sektor jasa dan pariwisata, terus bergerak positif sehingga berdampak langsung terhadap penerimaan pajak daerah,” katanya.
Kinerja PAD juga menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun lalu. Hingga Semester I 2026, realisasi PAD mencapai Rp1,262 triliun, naik dari Rp1,060 triliun pada periode yang sama tahun 2025.
Secara tahunan (year on year), pertumbuhan PAD mencapai 19,05 persen. Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kapasitas fiskal pemerintah daerah di tengah pertumbuhan ekonomi Batam yang tetap terjaga.
Raja menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang mendorong kenaikan tersebut. Selain pertumbuhan ekonomi Batam yang berada di kisaran 7 persen sehingga meningkatkan aktivitas usaha dan kepatuhan wajib pajak, Pemerintah Kota Batam juga memberikan stimulus fiskal berupa diskon pokok serta penghapusan maupun pengurangan denda Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 70 persen selama April hingga Juni 2026.
”Kebijakan itu dinilai mendorong masyarakat lebih aktif menyelesaikan kewajiban perpajakannya,” ujarnya.
Selain itu, digitalisasi pelayanan perpajakan dan pemutakhiran data wajib pajak terus dilakukan untuk memperluas basis pajak sekaligus meningkatkan akurasi data penerimaan.
Meski demikian, tidak semua jenis pajak menunjukkan kinerja sesuai harapan. Hingga pertengahan tahun, penerimaan dari pajak reklame, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), serta pajak parkir masih berada di bawah target yang telah ditetapkan.
Raja mengakui optimalisasi penerimaan pajak daerah masih menghadapi sejumlah tantangan. Dinamika perekonomian, kondisi cuaca, hingga fluktuasi aktivitas usaha dinilai turut memengaruhi penerimaan pada beberapa sektor. Di sisi lain, pemerintah masih terus melakukan pemutakhiran data objek dan subjek pajak agar potensi penerimaan yang selama ini belum tergali dapat dioptimalkan.
”Karena itu kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada wajib pajak, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung peningkatan penerimaan pajak daerah,” kata Raja.
Dengan realisasi pendapatan yang telah mendekati separuh target tahunan, Pemerintah Kota Batam optimistis target pendapatan daerah tahun 2026 dapat tercapai. (***)
Reporter : AZIS MAULANA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO
