Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Timnas Spanyol lebih dijagokan mengalahkan Argentina pada final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (20/7) pukul 02.00 WIB. Konsistensi permainan serta pertahanan terbaik sepanjang turnamen membuat La Roja dinilai memiliki peluang lebih besar mengangkat trofi, meski di hadapan mereka berdiri juara bertahan yang masih mengandalkan magis Lionel Messi.
Final ini mempertemukan dua tim dengan karakter yang berbeda. Spanyol tampil dominan melalui penguasaan bola, organisasi permainan yang rapi, dan lini belakang yang sulit ditembus. Sebaliknya, Argentina berulang kali memperlihatkan mental juara dengan membalikkan keadaan pada fase gugur untuk menjaga peluang mempertahankan gelar.
Bursa taruhan internasional pun lebih memihak Spanyol. Salah satu prediksi yang cukup banyak dipilih adalah kemenangan La Roja tanpa kebobolan dengan nilai odds 3,48. Sementara prediksi skor yang paling banyak muncul adalah kemenangan Spanyol 2-0.
Dua nama yang diperkirakan menjadi pembeda adalah Mikel Oyarzabal dan Lamine Yamal. Keduanya dinilai memiliki peluang besar membawa Spanyol mengakhiri turnamen sebagai juara dunia.
Kepercayaan terhadap La Roja bukan tanpa alasan. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil sangat konsisten sepanjang turnamen. Dari tujuh pertandingan yang telah dijalani, Spanyol hanya sekali kebobolan dan belum pernah menelan kekalahan dalam 37 laga kompetitif terakhir.
Kekuatan terbesar mereka berada di lini belakang. Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Unai Simon terjadi saat menghadapi Belgia pada babak perempat final. Bahkan ketika menghadapi Prancis di semifinal, lini serang Les Bleus hanya mampu menghasilkan peluang dengan nilai expected goals (xG) sekitar 0,30 sepanjang pertandingan.
Peran Rodri kembali diprediksi menjadi kunci. Gelandang Manchester City tersebut diharapkan mampu membatasi ruang gerak Lionel Messi sebagaimana keberhasilannya meredam Kylian Mbappe pada semifinal.
Di sektor depan, Mikel Oyarzabal diperkirakan kembali menjadi tumpuan. Penyerang Real Sociedad itu memiliki peluang besar mencetak gol ataupun menyumbang assist. Bursa memberikan odds 2,00 untuk keterlibatan langsung Oyarzabal dalam terciptanya gol Spanyol.
Penampilan Oyarzabal memang impresif sepanjang Piala Dunia 2026. Ia telah mengoleksi lima gol dan satu assist dalam tujuh pertandingan, sekaligus menjadi pemain paling produktif di skuad La Roja.
Pengalamannya tampil pada pertandingan besar juga menjadi nilai tambah. Oyarzabal merupakan pencetak gol kemenangan Spanyol pada final Euro 2024 dan kini kembali diharapkan menjadi pembeda di partai puncak Piala Dunia.
Kecepatan Nico Williams dan Lamine Yamal di kedua sisi lapangan diperkirakan akan membuka ruang lebih besar bagi Oyarzabal untuk bergerak di area pertahanan Argentina.
Meski demikian, pertandingan diprediksi tidak akan berlangsung terbuka sejak awal. Bursa memperkirakan babak pertama berjalan ketat dengan peluang hasil imbang yang cukup besar. Kedua tim diperkirakan lebih berhati-hati sebelum meningkatkan intensitas permainan pada babak kedua.
Prediksi tersebut sejalan dengan karakter kedua tim. Spanyol dikenal sabar membangun serangan melalui penguasaan bola, sedangkan Argentina cenderung menurunkan tempo permainan untuk meredam agresivitas lawan.
Catatan sejarah juga menunjukkan final Piala Dunia umumnya berlangsung ketat. Enam dari sepuluh final terakhir berakhir dengan maksimal dua gol selama waktu normal.
Spanyol diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-3-3 dengan Unai Simon di bawah mistar gawang. Lini belakang akan diisi Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella. Rodri, Fabian Ruiz, serta Pedri mengawal lini tengah, sementara trio Lamine Yamal, Nico Williams, dan Mikel Oyarzabal menjadi andalan di lini depan.
Argentina juga diperkirakan turun dengan pola 4-3-3. Emiliano Martinez dipercaya mengawal gawang. Nahuel Molina, Cristian Romero, Nicolas Otamendi, dan Lisandro Martinez mengisi lini belakang. Leandro Paredes, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister menjadi motor permainan di tengah, sedangkan Lionel Messi akan didampingi Julian Alvarez dan Giuliano Simeone di lini serang.
Dengan pertahanan paling solid sepanjang turnamen, permainan yang konsisten, serta kedalaman skuad yang lebih merata, Spanyol dinilai memiliki peluang sedikit lebih besar untuk mengakhiri perlawanan Argentina dan merebut gelar juara Piala Dunia 2026. Namun, kehadiran Lionel Messi membuat final ini tetap sulit diprediksi hingga peluit panjang berbunyi. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK
