Buka konten ini

BINTAN (BP) – Sebanyak 20 siswa dari SMK Negeri 1 Seri Kuala Lobam dan SMK Negeri 1 Bintan Utara mengikuti Program SMK Welding Teaching Factory Batch 7 dan Batch 8 di LPK Bintan Cakrawala, kawasan Bintan Industrial Estate (BIE), Lobam. Selama program berlangsung, para peserta akan mendapatkan pelatihan pengelasan berstandar industri selama 100 jam pelajaran (JP).
Program yang dibuka pada Rabu (1/7) itu menjadi salah satu upaya menyiapkan lulusan SMK yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia industri.
Head of Community Development PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE), Setya Budi Prabowo, mengatakan program tersebut telah berjalan sejak 2023 dan menghasilkan lulusan yang kini bekerja di berbagai perusahaan di kawasan industri Bintan.
”Alumni sudah bekerja di PT Singatac Bintan, PT A-One Precision Engineering Indonesia, PT Esco Bintan, serta sejumlah perusahaan lainnya,” ujar Setya.
Menurutnya, melalui program ini para siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga merasakan langsung praktik pengelasan dengan standar yang diterapkan di dunia industri.
Pelatihan diberikan oleh instruktur yang memiliki pengalaman bekerja di industri internasional. Selain meningkatkan keterampilan teknis, peserta juga dibekali budaya kerja yang menjadi kebutuhan perusahaan.
”Mereka tidak hanya mahir mengelas, tetapi juga dibentuk mental kerjanya, mulai dari disiplin, kerja sama tim, hingga penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3),” katanya.
Setya menegaskan, PT BIIE berkomitmen mendukung penguatan pendidikan vokasi guna mencetak tenaga kerja lokal yang siap bersaing di dunia industri.
”Keberhasilan para alumni yang telah terserap di dunia kerja menjadi motivasi kami untuk terus mengembangkan program ini,” ujarnya.
Pembukaan program dihadiri Kepala LPK Bintan Cakrawala Hadiedwar, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 1 Seri Kuala Lobam Jefri Tampubolon, serta Head of Welding Engineering Workshop Jurusan Teknik Pengelasan SMKN 1 Bintan Utara Rika Firma Yanti. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY
