Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Dua unit rumah di Perumahan Cendana Tahap 7, Batam Center, ambruk pada Senin (29/6) pagi. Bangunan yang diduga roboh akibat kondisi konstruksi yang telah rapuh itu menyebabkan empat sepeda motor tertimbun material bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.20 WIB. Rumah yang mengalami kerusakan berat berada di Blok F9 Nomor 3 dan 4. Berdasarkan informasi di lokasi, bagian bangunan yang ambruk berasal dari struktur dak lantai dua sehingga mengakibatkan sebagian besar bangunan runtuh.
Pemilik rumah, Sugeng, mengatakan keluarganya sebenarnya telah berencana membongkar bangunan tersebut pada sore hari karena kondisinya dinilai sudah membahayakan.
”Memang sore ini rencananya mau dibongkar untuk diperbaiki. Tetapi sekitar pukul 09.00 pagi tadi rumah sudah lebih dulu roboh,” ujarnya di lokasi kejadian.
Menurut Sugeng, sebelum ambruk bangunan itu kerap mengalami rembesan air pada bagian dinding. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu tanda melemahnya struktur bangunan.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya empat unit sepeda motor yang terparkir di sekitar rumah tertimbun puing-puing bangunan. Hingga Senin siang, proses evakuasi material serta kendaraan yang tertimpa reruntuhan masih terus dilakukan.
Petugas dari PLN Batam juga diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan jaringan listrik di sekitar area kejadian guna mengantisipasi potensi bahaya selama proses evakuasi berlangsung.
Salah seorang warga yang menyaksikan peristiwa itu mengaku sempat dikejutkan oleh suara reruntuhan yang cukup keras. Bunyi tersebut membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk melihat sumber suara.
”Rumah yang roboh berada di Cendana Tahap 7 Blok F9 Nomor 3 dan 4. Kejadiannya sekitar pukul 09.20 WIB. Syukurnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata warga tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tumpukan puing masih memenuhi area rumah yang ambruk. Dugaan sementara, robohnya bangunan dipicu oleh kondisi konstruksi yang telah mengalami penurunan kualitas sehingga tidak lagi mampu menopang beban bangunan. Pihak terkait masih melakukan pendataan serta penanganan di lokasi kejadian. (*)
Reporter : AZIS MAULANA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO
