Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) berkolaborasi dengan Amazon Web Services (AWS) selenggarakan program IndonesiapandAI. Pelatihan komputasi awan (cloud computing) dan AI generatif (generative AI) gratis itu dirancang untuk mempercepat kesiapan digital Indonesia.
Founder dan Ketua Dewan Pembina YPKBI Dirgayuza Setiawan menyatakan, Program IndonesiapandAI membuktikan bahwa ketika industri teknologi kelas dunia dan dunia pendidikan bersatu, hasilnya luar biasa. Para guru mampu membangun proyek AI sendiri dan mendapat kesempatan meraih sertifikasi AWS AI Practitioner bertaraf internasional.
”Hal ini selaras dengan visi kami, dalam menyediakan pendidikan berkualitas internasional bagi siswa-siswi di Indonesia,” kata Dirgayuza Setiawan.
Sebanyak 22 guru belajar membangun aplikasi Generative AI menggunakan PartyRock, platform AWS yang memungkinkan pendidik mendapat pengalaman belajar berbasis AI. Para guru ini akan membawa keterampilan ke sekolah masing-masing untuk melatih rekan-rekan guru lainnya.
”Sehingga literasi AI dapat menyebar secara berkelanjutan. Model pemberdayaan berbasis guru ini sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun ekosistem AI yang inklusif,” ungkap Dirgayuza Setiawan.
Sementara itu, Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital yang juga Ketua Dewan Pengawas YPKBI menyatakan, AI harus menjadi alat pemerataan kesempatan, bukan sumber kesenjangan baru. Pembangunan ekosistem AI Indonesia harus dimulai dari penguatan sumber daya manusia.
”Kolaborasi Program IndonesiapandAI membuktikan bahwa investasi pada satu guru dapat menghadirkan dampak yang jauh lebih besar bagi ribuan peserta didik. Efek berantai inilah yang akan mempercepat lahirnya talenta-talenta digital Indonesia,” papar Meutya Hafid.
Salah satu guru peserta program Ahmad Purwanto dari SMA Al Hikmah Boarding School, Malang, mengatakan, pelatihan yang diberikan membantu memahami ekspektasi dunia industri yang sesungguhnya.
”Saya sungguh berterima kasih, dan antusias untuk membawa ini ke dalam pembelajaran saya serta membantu rekan-rekan guru lainnya melakukan hal yang sama,” tutur Ahmad Purwanto.
Head of APJ Market Expansion & Strategic Partnerships Training & Certification AWS Yashinta Bahana menambahkan, kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci untuk mempercepat penyiapan talenta digital di Indonesia. AWS percaya bahwa ketika industri, pendidikan, dan pemerintah bersatu, akselerasi penyiapan talenta AI Indonesia akan berlipat ganda.
”Kolaborasi ini mempertemukan kebutuhan industri secara langsung dengan para pengajar yang mencetak generasi penerus bangsa, sehingga satu guru yang terampil hari ini dapat menjadi katalis bagi ribuan inovator di masa depan,” terang Yashinta Bahana.
”IndonesiapandAI merupakan kontribusi kami dalam mendemokratisasi pelatihan cloud dan AI melalui konten berbahasa Indonesia yang terbuka untuk semua,” tambah dia. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI
