Buka konten ini

BINTAN (BP) – Puluhan wisatawan asal Singapura berkunjung ke Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (25/6), untuk mengenal lebih dekat aktivitas pertanian masyarakat setempat.
Dalam kunjungan tersebut, para wisatawan diajak melihat langsung proses pertanian dari hulu hingga hilir, mulai dari pengolahan lahan, budidaya tanaman, hingga hasil panen.
Rombongan terlebih dahulu berinteraksi dengan petani sebelum meninjau kebun jagung dan ubi yang menjadi komoditas utama di kawasan tersebut. Di lokasi, mereka juga menyaksikan langsung proses pencabutan ubi dari dalam tanah hingga hasil panen diperlihatkan.
Sekretaris Kelompok Tani Milenial Kreatif, Suroso, mengatakan kegiatan tersebut menjadi pengalaman baru bagi wisatawan yang selama ini hanya mengenal produk olahan pertanian tanpa mengetahui proses produksinya.
“Tujuannya sebagai edukasi wisata pertanian, agar mereka mengetahui prosesnya mulai dari menanam, perawatan hingga panen,” ujarnya.
Usai dari kebun, wisatawan juga diajak mengunjungi stan olahan hasil pertanian yang menampilkan berbagai produk seperti jagung rebus, tapai, hingga keripik ubi.
Menurut Suroso, kunjungan wisatawan asing ke Kampung Sungai Jeram bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga telah menetapkan lokasi tersebut sebagai salah satu destinasi kunjungan wisata edukasi pertanian.
Ia berharap kegiatan agrowisata ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak ekonomi bagi petani lokal.
Sementara itu, Penyuluh Swadaya, Tukiman, menambahkan bahwa kunjungan wisatawan tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga membuka peluang kerja sama di sektor pertanian.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjalin kerja sama yang memberikan manfaat bagi petani,” katanya. (***)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY