Buka konten ini

NONGSA (BP) – Polda Kepulauan Riau menggelar prosesi sakral Pensucian Pataka “Seligi Marwah Negeri” di Lobby Utama Mapolda Kepri, Kamis (25/6), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Tradisi tersebut dimaknai sebagai upaya memperkuat integritas, loyalitas, dan profesionalisme seluruh insan Bhayangkara dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.
Prosesi yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung Kapolda Kepri dan dihadiri Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, para pejabat utama, serta personel yang terlibat dalam upacara pensucian Pataka. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Zoom Meeting Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata dan Upacara Pensucian Pataka yang dilaksanakan secara serentak.
Sebagai simbol kehormatan institusi, Pataka “Seligi Marwah Negeri” memiliki makna penting bagi jajaran Polda Kepri. Karena itu, tradisi pensucian Pataka tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap simbol kebanggaan korps, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei, mengatakan prosesi pensucian Pataka merupakan bagian dari pembinaan tradisi yang rutin dilaksanakan menjelang Hari Bhayangkara. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh anggota Polri.
“Prosesi pensucian Pataka menjadi momentum refleksi bagi seluruh personel Polda Kepri untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Selain mengikuti prosesi pensucian Pataka, seluruh personel juga mengikuti kegiatan Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata secara virtual. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat komitmen insan Bhayangkara dalam mengimplementasikan nilai-nilai Tribrata sebagai pedoman hidup sekaligus pedoman kerja di lingkungan Polri.
Melalui kegiatan itu, personel diharapkan terus menjunjung tinggi etika, disiplin, loyalitas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Nona menambahkan, semangat Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri untuk terus menjaga marwah institusi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.
Menurutnya, tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks menuntut setiap personel untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme serta pendekatan humanis. (*)
Reporter : YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO