Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Kementerian Pertahanan (Kemhan) mulai memperluas penguatan Komponen Cadangan (Komcad) di seluruh Indonesia. Selain telah menetapkan 1.758 aparatur sipil negara (ASN) sebagai Komcad, Kemhan menargetkan pembentukan dua batalyon Komcad di setiap kabupaten dan kota.
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Donny Ermawan Taufanto mengatakan, penguatan Komcad merupakan bagian dari upaya memperbesar kekuatan pendukung pertahanan negara. Tahun ini, Kemhan menargetkan sebanyak 4.000 ASN bergabung sebagai Komcad.
“Target kami tahun ini 4.000 ASN menjadi Komcad. Saat ini sudah sekitar 1.700-an. Agustus nanti kami akan melaksanakan tahap kedua sebanyak 2.300-an peserta dengan masa Latihan Dasar Militer selama satu setengah bulan,” ujar Donny usai penutupan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komcad ASN Gelombang I di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/6).
Untuk memenuhi target tersebut, Kemhan telah berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga guna menjaring ASN yang akan mengikuti program Komcad. Setelah pelatihan tahap kedua selesai, jumlah ASN Komcad ditargetkan mencapai 4.000 orang.
Tidak hanya memperbanyak jumlah personel, Kemhan juga menyiapkan rencana yang lebih besar. Yakni membentuk batalyon-batalyon Komcad di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.
Menurut Donny, idealnya setiap daerah memiliki minimal dua batalyon Komcad yang dapat menjadi kekuatan pendukung bagi satuan TNI di wilayah masing-masing.
“Harapannya di setiap kabupaten ada dua batalyon Komcad selain satu batalyon infanteri. Kami mengharapkan di seluruh kabupaten dan kota nantinya memiliki dua batalyon Komcad,” katanya.
Donny menjelaskan, tugas utama Komcad adalah membantu TNI ketika negara membutuhkan tambahan kekuatan pertahanan.
Pengerahan Komcad dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan dan hanya dapat dilakukan dalam kondisi tertentu.
Saat ini program pembentukan Komcad juga telah berjalan di daerah. Salah satunya di Sulawesi Selatan yang telah menetapkan sekitar 500 ASN sebagai Komcad.
“Ke depan beberapa pemerintah provinsi lainnya juga akan melaksanakan pelatihan Komcad,” ujarnya. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK