Buka konten ini

BINTAN (BP) – Polres Bintan akan menindak sejumlah pelanggaran lalu lintas yang menjadi fokus dalam Operasi Patuh Seligi 2026 yang digelar selama 14 hari ke depan.
Menjelang pelaksanaan operasi tersebut, Polres Bintan menggelar latihan pra Operasi Patuh Seligi 2026 di Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Jumat (5/6), guna menyamakan persepsi dan kesiapan personel di lapangan.
Wakapolres Bintan, Kompol Ahmad Rudi Prasetyo, mengatakan terdapat dua pelanggaran yang paling sering ditemukan di lapangan, yakni pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara serta tidak memakai helm standar SNI atau sabuk pengaman.
Selain itu, pelanggaran lain yang menjadi sasaran penindakan antara lain pengendara di bawah umur, melawan arus, mengemudi dalam pengaruh alkohol, serta berbagai pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Ia menjelaskan, melalui latihan pra operasi ini, seluruh personel disamakan persepsi terkait sasaran operasi, cara bertindak, hingga sistem pelaporan agar pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026 berjalan optimal, terukur, dan sesuai ketentuan.
“Tujuannya agar Operasi Patuh Seligi 2026 berjalan optimal, terukur, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Rudi.
Dalam kegiatan tersebut juga ditekankan pola operasi dan cara bertindak masing-masing satuan tugas. Petugas diminta tetap mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis dalam setiap penindakan.
“Kami ingin masyarakat sadar, bukan takut. Tertib berlalu lintas itu untuk keselamatan bersama,” katanya.
Rudi juga mengimbau masyarakat agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY