Buka konten ini

HANOI (BP) – Pemerintah Vietnam melalui Kementerian Kesehatan Vietnam mengusulkan pemberian insentif tunai untuk meningkatkan angka kesuburan yang terus menurun.
Dilaporkan VnExpress, Kamis (23/4), pemerintah mengajukan anggaran lebih dari 1,8 triliun dong Vietnam per tahun untuk program tersebut.
Jika disetujui, kebijakan ini akan mulai berlaku pada 1 Juli. Setiap perempuan yang memenuhi syarat akan menerima minimal 2 juta dong Vietnam dalam bentuk tunai atau transfer bank. Penerima juga dapat memperoleh manfaat ganda jika masuk dalam lebih dari satu kategori.
Program ini menyasar perempuan dari kelompok etnis minoritas kecil, mereka yang tinggal di wilayah dengan angka kesuburan di bawah tingkat penggantian 2,1 anak per perempuan, serta perempuan yang telah memiliki dua anak sebelum usia 35 tahun.
Selain itu, pemerintah juga berencana mengalokasikan lebih dari 2 triliun dong Vietnam per tahun untuk membiayai skrining penyakit bawaan.
Para pakar kesehatan menilai kebijakan ini sebagai langkah mendesak untuk menahan laju penurunan angka kelahiran.
Data menunjukkan angka kesuburan Vietnam turun dari 2,11 anak per perempuan pada 2021 menjadi 1,91 pada tahun ini, dan diperkirakan terus menurun.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keseimbangan demografi dan mencegah dampak jangka panjang terhadap struktur penduduk serta perekonomian nasional. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY