Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat Tanjungpinang menggelar Operasi Wirawaspada 2026 secara serentak di Batam, Tanjungpinang, dan Bintan. Hasilnya, para pengungsi dipastikan dalam kondisi tertib dan tetap berada dalam pengawasan petugas.
Kepala Rudenim Pusat Tanjungpinang, Rakha Sukma Purnama, mengatakan operasi difokuskan pada pengawasan pengungsi mandiri yang berada di luar community house. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberadaan dan aktivitas mereka tetap sesuai ketentuan.
Dalam pelaksanaannya, Rudenim membagi tim menjadi dua. Tim I bertugas di wilayah Batam, sementara Tim II melakukan pengawasan di Tanjungpinang dan Bintan.
“Kegiatan diawali dengan briefing yang menekankan pelaksanaan tugas secara profesional, humanis, dan tetap mengedepankan aspek keamanan,” ujarnya, Kamis (16/4).
Selain pengawasan, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada para pengungsi agar mematuhi aturan, menjaga ketertiban lingkungan, tidak bepergian tanpa izin, serta mampu beradaptasi dengan masyarakat sekitar.
Rakha menambahkan, koordinasi juga dilakukan dengan perangkat lingkungan, seperti ketua RT, guna memperkuat sinergi pengawasan di lapangan.
“Petugas turut berkoordinasi dengan RT, kelurahan, hingga unsur keamanan setempat agar pengawasan berjalan lebih efektif,” jelasnya.
Berdasarkan hasil operasi, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Menurutnya, operasi ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan pengawasan terhadap orang asing tetap optimal dengan mengedepankan nilai kemanusiaan.
“Keterlibatan semua pihak penting agar potensi gangguan dapat dicegah sejak dini,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY