Buka konten ini

REAL Madrid menghadapi misi sulit saat melawat ke markas Bayern Munchen dalam second leg perempat final Liga Champions dini hari nanti (Siaran langsung SCTV/beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 02.00 WIB). Los Merengues –julukan Real Madrid- harus membalikkan ketertinggalan 1-2 di Allianz Arena untuk bisa lolos semifinal.
Real memang hanya tertinggal satu gol. Akan tetapi, performa Federico Valverde dkk bikin ragu. El Real gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir, dengan dua di antaranya –termasuk lawan Bayern– berujung dengan kekalahan. Real bukan hanya harus mencetak gol, melainkan juga dituntut nirgol.
Sebuah misi yang sangat berat mengingat Bayern tak pernah sekalipun gagal mencetak gol dalam 49 laga terakhir. Die Roten –julukan Bayern– juga baru saja memecahkan rekor klub Bundesliga dengan torehan gol terbanyak atau 105 gol. Padahal, Bundesliga masih tersisa lima spieltag lagi.
”Mencegah mereka (Bayern) mencetak gol sangat krusial dalam upaya kami di sana (Allianz Arena, red),” kata bek kiri Real Alvaro Carreras seperti dilansir Mundo Deportivo.
Optimisme Figo
Legenda Portugal dan mantan bintang Real, Luis Figo, menegaskan bahwa misi Los Merengues membalikkan keadaan di Allianz Arena munkin terasa mustahil bagi banyak tim. Tapi, tidak untuk Real, tim yang pernah dibelanya pada periode 2000–2005.
”Tanpa ragu, ini adalah duel yang sulit dan 1-2 adalah hasil yang tidak mudah untuk dibalikkan,” kata Figo kepada Marca.
”Tetapi. jika ada tim dengan kebesaran dan kualitas untuk melakukannya, maka itu adalah Real Madrid. Meski hasil di Bernabeu tidak menguntungkan, saya percaya Real Madrid bisa lolos ke semifinal,” imbuhnya.
Menurut Figo, efektivitas barisan depan akan jadi kunci. ”Efektivitas penting, apalagi dalam pertandingan seperti ini. Jika Vinicius (Junior) dan (Kylian) Mbappe tepat dan efektif, akan jauh lebih mudah untuk meraih hasil positif,” jelas pria 56 tahun tersebut.
Suntikan Tenaga dari Musiala
Dari Bayern, der trainer Vincent Kompany mendapat suntikan tenaga dibandingkan first leg di Bernabeu. Gelandang serang Jamal Musiala siap dimainkan sejak menit awal setelah tampil mengesankan dalam kemenangan 5-0 atas FC St. Pauli di Bundesliga akhir pekan lalu (12/4).
Musiala bermain selama 84 menit dengan kontribusi 1 gol dan 1 umpan gol. Musiala yang berusia 23 tahun mengawali musim ini dengan cedera patah tulang fibula dan dislokasi pergelangan kaki yang parah.
Dia main lagi pada Januari lalu atau setelah absen selama tujuh bulan. Selain harus berjuang menemukan ritme permainan terbaik, Musiala mengalami hambatan pemulihan nyeri tendon sehingga Kompany membatasi menit bermainnya.
”Aku harus berhati-hati dan tidak mau mengambil risiko terhadap Jamal. Apalagi, kamu mungkin tidak hanya bermain 90 menit, bisa saja 120 menit,” kata Kompany seperti dilansir dari akun X @iMiaSanMia. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO