Buka konten ini

WENCHANG (BP) – Tiongkok bersiap meluncurkan wahana Bulan Chang’e-7 pada paruh kedua 2026. Misi ini menjadi bagian dari ambisi besar Negeri Tirai Bambu dalam memperkuat eksplorasi luar angkasa, khususnya di permukaan Bulan.
Badan Antariksa Berawak Tiongkok (CMSA) menyampaikan, wahana tersebut saat ini telah diangkut ke Situs Peluncuran Wenchang di Provinsi Hainan, Tiongkok selatan. Sejumlah uji prapeluncuran juga akan dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Fasilitas peluncuran dalam kondisi baik dan seluruh persiapan berjalan lancar,” demikian pernyataan CMSA, Jumat (10/4). Misi Chang’e-7 dirancang untuk mencapai terobosan dalam sejumlah teknologi kunci di permukaan Bulan. Di antaranya kemampuan pendaratan lunak dengan presisi tinggi, pergerakan menggunakan kaki, lompatan, hingga eksplorasi di kawah yang selalu berada dalam bayangan.
Tak hanya itu, misi ini juga akan mengusung pendekatan eksplorasi komprehensif. Wahana akan melakukan pengorbitan, pendaratan, penjelajahan, hingga lompatan untuk memetakan lingkungan serta potensi sumber daya di kutub selatan Bulan.
Wilayah kutub selatan Bulan menjadi fokus karena diyakini menyimpan berbagai potensi penting, termasuk es air yang dapat mendukung misi jangka panjang manusia di luar angkasa.
CMSA juga menegaskan bahwa Tiongkok akan terus mengintegrasikan program pendaratan berawak dengan eksplorasi nirawak yang tengah berjalan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan capaian misi eksplorasi Bulan secara keseluruhan.
Peluncuran Chang’e-7 diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi Tiongkok sebagai salah satu pemain utama dalam perlombaan eksplorasi luar angkasa global. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY