Buka konten ini

BATAM (BP) – ARTOTEL Batam melalui ARTSPACE kembali menghadirkan pameran seni rupa kontemporer bertajuk Lost Boy in Wonderland. Pameran tunggal karya Alexander Chris ini dikurasi oleh Frigidanto Agung, dan resmi dibuka pada Jumat (31/10) di lantai lobi ARTOTEL Batam. Pameran berlangsung hingga 31 Januari 2026.
Melalui Lost Boy in Wonderland, Alexander Chris mengajak publik menelusuri perjalanan manusia dalam memahami ruang hidup dan makna eksistensi di tengah derasnya laju modernitas. Rangkaian karya yang dipamerkan mengeksplorasi hubungan antara masa lalu dan masa kini, antara kesendirian dan keramaian, dalam ruang sosial yang terus bereksperimen dan berubah.
Beberapa karya yang dipamerkan di antaranya berjudul Fall of Icarus, All Shall Fall, The Silent King, Freak Show, dan Unwanted King. Lukisan-lukisan tersebut memuat refleksi sosial dan pengalaman sejarah yang diterjemahkan ke dalam bentuk visual penuh simbol dan ekspresi.
Sebelumnya, Alexander Chris pernah berpartisipasi dalam sejumlah pameran bergengsi, seperti Sens of Self di Art:1 New Museum Jakarta, Artsub 2025, serta pameran tunggal Lost Boy in Wonderland di Artotel Mangkuluhur Jakarta pada 2024.
Kurator Frigidanto Agung dalam teks kuratorialnya menjelaskan, pameran ini mengupas dinamika manusia yang hidup di ruang-ruang terfragmentasi oleh waktu dan tempat.
“Chris mencoba menghadirkan subjek sejarah ke dalam konteks kekinian. Ia menjabarkan otentisitas masa lalu sebagai fondasi nilai hari ini. Melalui warna, cipratan, dan narasi visualnya, ia menandai bahwa kekinian selalu berakar dari masa lalu,” ujar Frigidanto.
Estetika karya Alexander Chris dibangun melalui teknik yang ekspresif, penuh lapisan simbolik, dan sarat refleksi. Ia memanfaatkan pengalaman sosial dan studi sejarahnya sebagai landasan berkarya, menciptakan bentuk-bentuk artifisial yang kaya akan interpretasi dan emosi.
Konsep “Lost Boy” menjadi metafora dari pencarian identitas manusia di tengah “wonderland” modern—sebuah dunia yang indah sekaligus membingungkan.
General Manager Caretake ARTOTEL Batam, M. Isa Ismail, mengatakan melalui ARTSPACE, pihaknya ingin terus menghadirkan ruang bagi seniman Indonesia untuk berekspresi dan berinteraksi langsung dengan publik. “Sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kota kreatif yang berkembang pesat,” ujar Isa.
Pameran Lost Boy in Wonderland dapat dikunjungi masyarakat umum setiap hari di ARTOTEL ARTSPACE, lantai lobi, tanpa biaya masuk. (*)
Reporter : AHMADI SULTAN
Editor : RATNA IRTATIK