Buka konten ini

BINTAN (BP) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau terus memperkuat literasi perkawinan dan pembentukan karakter generasi muda melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Program ini digelar secara bertahap di sekolah menengah atas dan sederajat di seluruh wilayah Kepri.
Ketua Tim Kepenghuluan dan Bina Keluarga Sakinah Kanwil Kemenag Kepri, M. Mukhsin, mengatakan pihaknya menargetkan seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di 66 kecamatan aktif memberikan pembinaan kepada siswa, khususnya kelas XI. ”Kami ingin memastikan seluruh KUA di 66 kecamatan di Provinsi Kepulauan Riau aktif menjangkau siswa, khususnya kelas XI, agar mereka memperoleh bimbingan karakter dan literasi ini secara merata,” ujarnya saat menjadi narasumber BRUS di SMKN 1 Bintan, Rabu (22/7).
Mukhsin menjelaskan, BRUS dirancang untuk membentuk remaja yang sehat, cerdas secara emosional, mampu bergaul secara positif, bijak menggunakan media sosial, serta memiliki perencanaan masa depan yang matang.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi antara KUA, sekolah, dan instansi terkait di tingkat kecamatan.
”Untuk memastikan efektivitas program, kami terus mendorong Tim BRUS membangun kerja sama yang erat dengan pihak sekolah dan instansi terkait,” katanya.
Dalam pemaparannya, Mukhsin juga menekankan pentingnya mencegah perundungan (bullying), meningkatkan kedewasaan dalam bermedia sosial, serta mempersiapkan mental remaja sebelum memasuki jenjang kehidupan berikutnya.
”Literasi seperti ini harus terus digalakkan karena mampu membangun pengetahuan positif bagi pelajar di Provinsi Kepri,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Gunung Kijang, Taufiq Qurrahman, mengatakan kegiatan di SMKN 1 Bintan merupakan pelaksanaan gelombang kedua yang diikuti 50 siswa. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di MA Ponpes Al-Idris Bintan dengan peserta sebanyak 42 siswa.
Pihak sekolah menyambut positif program tersebut. Dini, yang mewakili Kepala SMKN 1 Bintan, berharap seluruh siswa nantinya dapat mengikuti pembekalan BRUS.
”Kami sebenarnya ingin mengikutsertakan seluruh siswa. Namun, karena kelas XII sedang menjalani praktik kerja lapangan (PKL) dan kelas X mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), maka untuk saat ini peserta berasal dari kelas XI,” ujarnya.
Salah seorang peserta, M. Risal Akbar, mengaku memperoleh banyak manfaat dari kegiatan tersebut. Ia mengatakan materi yang disampaikan membuka wawasan, menambah pengalaman, sekaligus memotivasi dirinya untuk terus belajar.
Kanwil Kemenag Kepri menargetkan program BRUS dapat dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun di seluruh SMA, SMK, dan MA di Kepulauan Riau melalui peran aktif KUA di masing-masing kecamatan.
Dalam kegiatan di SMKN 1 Bintan, selain M. Mukhsin, materi juga disampaikan oleh Kepala KUA Kecamatan Gunung Kijang Taufiq Qurrahman dan Penyuluh Agama Fazlina. (*)
Reporter : JAILANI
Editor : GUSTIA BENNY
