Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam mengingatkan masyarakat agar mewaspadai pihak-pihak yang mengatasnamakan petugas Disdukcapil dan menawarkan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui sambungan telepon maupun aplikasi WhatsApp. Disdukcapil menegaskan, seluruh proses aktivasi IKD hanya dapat dilakukan secara tatap muka oleh petugas resmi.
Kepala Disdukcapil Kota Batam, Adisthy, mengatakan aktivasi IKD hanya dilayani di kantor Disdukcapil maupun kantor kecamatan. Proses tersebut tidak dapat dilakukan melalui telepon ataupun pesan WhatsApp karena petugas harus melakukan verifikasi identitas secara langsung guna menjamin keamanan data kependudukan.
”Pelayanan aktivasi IKD tidak bisa dilakukan melalui telepon maupun WhatsApp. Masyarakat harus datang langsung agar petugas dapat melakukan verifikasi identitas dan memastikan keamanan data kependudukan,” ujar Adisthy, Selasa (7/7).
Ia mengimbau masyarakat agar tidak memberikan data pribadi, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), kode one time password (OTP), PIN, maupun informasi penting lainnya kepada pihak yang mengaku sebagai petugas Disdukcapil.
Adisthy juga menegaskan seluruh layanan administrasi kependudukan, termasuk aktivasi IKD, diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Menurutnya, keberadaan IKD kini semakin penting karena tidak hanya berfungsi sebagai identitas kependudukan dalam bentuk digital, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk mengakses berbagai layanan pemerintah, salah satunya Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Untuk mendukung hal tersebut, Disdukcapil Batam mulai mengintensifkan pelayanan aktivasi IKD di Kecamatan Sagulung sebagai tahap awal. Selanjutnya, layanan serupa akan diperluas ke seluruh kecamatan di Kota Batam agar masyarakat lebih mudah mengaktifkan IKD.
”Ke depan layanan aktivasi IKD akan dilaksanakan di seluruh kecamatan sehingga masyarakat tidak perlu datang jauh ke kantor Disdukcapil. Ini sekaligus mendukung implementasi Portal Perlinsos,” katanya.
Seperti diketahui, Kota Batam ditunjuk sebagai satu dari 43 daerah percontohan nasional dalam implementasi Portal Perlinsos. Sistem digital tersebut dikembangkan pemerintah untuk meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat mengajukan bantuan secara mandiri.
Melalui sistem yang terintegrasi dengan IKD, pemerintah menargetkan penyaluran bantuan sosial menjadi lebih tepat sasaran, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Zulkifli Aman, mengatakan penunjukan Batam sebagai daerah percontohan menjadi langkah penting dalam transformasi layanan bantuan sosial berbasis digital.
”Yang pertama untuk memastikan bantuan sosial semakin tepat sasaran. Yang kedua, masyarakat bisa mengajukan bansos secara mandiri,” ujarnya.
Pada tahap awal, Portal Perlinsos melayani pengajuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Selain mengajukan diri sebagai calon penerima bantuan, masyarakat juga dapat menyampaikan sanggahan apabila menemukan penerima bantuan yang dinilai tidak layak.
Menurut Zulkifli, Portal Perlinsos telah terhubung dengan berbagai basis data pemerintah sehingga proses verifikasi dilakukan secara lebih ketat. Sistem tersebut mampu mendeteksi ketidaksesuaian data, termasuk kepemilikan aset yang terintegrasi dengan data Samsat maupun lembaga pertanahan.
”Kalau ada yang mencoba memberikan data yang tidak benar, sistem akan mendeteksi,” katanya.
Untuk mengakses Portal Perlinsos, masyarakat diwajibkan mengaktifkan IKD terlebih dahulu melalui kantor kecamatan sesuai domisili atau kantor Disdukcapil Kota Batam. Setelah IKD aktif, masyarakat dapat masuk ke portal menggunakan NIK dan kata sandi IKD.
Sebagai daerah percontohan nasional, Batam menargetkan sekitar 1,3 juta penduduk telah mengaktifkan IKD pada Agustus 2026. Target tersebut diharapkan tercapai melalui sosialisasi dan layanan aktivasi yang diperluas hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO