Buka konten ini

ISTANBUL (BP) – Ribuan pekerja sektor ritel dan perdagangan di seluruh Jerman dijadwalkan menggelar aksi mogok nasional pada Jumat (3/7) setelah perundingan kenaikan upah dengan kalangan pengusaha kembali menemui jalan buntu.
Aksi tersebut diprakarsai Serikat Pekerja Jasa Bersatu (Ver.di) sebagai upaya meningkatkan tekanan kepada pengusaha agar segera menyepakati perjanjian kerja bersama yang lebih menguntungkan pekerja.
Pemogokan berlangsung di sejumlah kota besar, di antaranya Berlin, Dortmund, Wiesbaden, Hannover, Oldenburg, Braunschweig, dan Hamburg.
Anggota Dewan Eksekutif Federal Ver.di yang membidangi sektor perdagangan, Silke Zimmer, menilai pihak pengusaha sengaja memperlambat proses negosiasi.
”Pengusaha kembali berupaya mengulur waktu dalam putaran perundingan kali ini. Karena itu, kami akan kembali meningkatkan tekanan,” ujar Zimmer.
Menurutnya, setelah lebih dari 25 putaran perundingan di 16 wilayah sektor ritel, pengusaha hanya menyampaikan usulan yang sedikit lebih baik. Namun, tawaran tersebut dinilai masih belum mampu menjaga daya beli pekerja karena tetap menyebabkan penurunan upah riil.
Selain itu, usulan tersebut masih memuat kebijakan bulan nol, yakni masa tunggu sebelum kenaikan gaji mulai diberlakukan.
Ver.di menyebut pengusaha menawarkan kenaikan upah sebesar 2,4 persen mulai 1 November 2026, kemudian tambahan 2 persen mulai 1 Agustus 2027 dalam perjanjian kerja yang berlaku selama dua tahun.
Tawaran itu ditolak serikat pekerja karena dinilai belum memenuhi tuntutan buruh.
Di sektor perdagangan grosir dan perdagangan luar negeri, Zimmer mengatakan pengusaha juga belum mengajukan penawaran baru meski negosiasi telah berlangsung sebanyak 35 putaran di 20 wilayah sejak 18 Mei.
”Situasi yang buntu ini memaksa rekan-rekan pekerja yang bahkan kesulitan memenuhi kebutuhan belanja mereka sendiri turun ke jalan,” katanya.
Verdi menuntut kenaikan upah sebesar 7 persen, dengan kenaikan minimum 225 euro atau sekitar Rp4,6 juta per bulan, dalam perjanjian kerja berdurasi 12 bulan.
Serikat pekerja tersebut mencatat sektor perdagangan mempekerjakan lebih dari 5,2 juta orang sehingga menjadi sektor swasta terbesar di Jerman.
Putaran perundingan berikutnya untuk sektor ritel dijadwalkan berlangsung Senin mendatang di negara bagian Hesse dan wilayah Lower Saxony-Bremen. Sementara negosiasi sektor perdagangan grosir akan dilanjutkan pada Jumat pekan depan di Baden-Württemberg. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY