Buka konten ini

BATAM (BP) – Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan akademik 120 mahasiswa Universitas Batam (UNIBA) dalam kegiatan kuliah lapangan yang membahas pembangunan kawasan, tata kelola pemerintahan, dan pertumbuhan ekonomi Batam.
Kegiatan berlangsung di Conference Room IT Centre BP Batam, Kamis (25/6). Peserta terdiri atas mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen dan Akuntansi serta Fakultas Hukum. Rombongan dipimpin Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIBA, Prof. Dr. Ramli, S.E., M.S., didampingi Dosen Pengampu Dr. Agus Siswanto Siagian, S.H., M.H., C.Med.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan kuliah lapangan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung tata kelola Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone/FTZ) yang memiliki karakteristik berbeda dengan daerah lain di Indonesia.
Menurut Ariastuty, perkembangan Batam tidak hanya ditopang sektor industri dan investasi, tetapi juga oleh sinergi antara pemerintahan, masyarakat, keberagaman budaya, dan kebijakan ekonomi yang saling mendukung.
”Batam bukan hanya kawasan industri dan investasi. Kota ini tumbuh dengan keberagaman masyarakat, pemerintahan, budaya, dan pembangunan ekonomi yang saling mendukung sehingga mampu berkembang sebagai kawasan FTZ,” katanya.
Ia menilai mahasiswa perlu memahami proses pembangunan secara menyeluruh, tidak hanya melalui teori di ruang kuliah, tetapi juga lewat pengalaman langsung di lapangan.
Karena itu, Ariastuty mendorong para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi, bertanya, dan menggali pengalaman mengenai tata kelola pembangunan di Batam.
”Manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan menggali pengalaman sebanyak mungkin. Pengetahuan seperti ini akan menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” ujarnya.
Selama kegiatan, mahasiswa memperoleh pemaparan mengenai perkembangan pembangunan Batam, pengelolaan kawasan investasi, serta peran BP Batam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Diskusi berlangsung interaktif. Para mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan mengenai kebijakan pembangunan, iklim investasi, hingga tantangan pengelolaan kawasan perdagangan bebas di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.
Dalam kegiatan tersebut, Ariastuty didampingi Kepala Biro Keuangan Siswanto, Kepala Biro Organisasi, Kepatuhan, dan Manajemen Risiko Yuli Widyastuti, Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga Sthefani Barlian, serta Kepala Subbagian Advokasi Tata Usaha Negara.
Melalui kunjungan akademik ini, BP Batam berharap mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata kelola kawasan strategis nasional, sekaligus memahami keterkaitan antara kebijakan publik, investasi, dan pembangunan ekonomi dalam mendorong pertumbuhan Kota Batam. (*)
Reporter : M SYA’BAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO