Buka konten ini

BINTAN (BP) – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Lama Tanjungpinang–Tanjunguban, tepatnya di Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (21/6) malam. Seorang pengendara sepeda motor mengalami luka ringan setelah menabrak mobil yang berhenti di pinggir jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bintan, Ipda Tedi Sinaga, mengatakan kecelakaan terjadi saat korban melaju dari arah Tanjungpinang menuju Tanjunguban.
Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga tidak menyadari keberadaan kendaraan yang sedang berhenti di bahu jalan hingga akhirnya menabrak bagian belakang mobil tersebut.
“Korban menabrak dari belakang. Kemungkinan tidak fokus saat berkendara, apalagi kejadian terjadi pada malam hari,” ujar Tedi, Senin (22/6).
Akibat benturan itu, korban mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Korban mengalami luka ringan,” katanya.
Tedi menambahkan, persoalan tersebut tidak berlanjut ke proses hukum karena kedua belah pihak memilih menyelesaikannya secara kekeluargaan.
“Pagi tadi kedua pihak sudah berdamai,” tambahnya.
Ia mengimbau para pengendara, khususnya pengguna sepeda motor, agar lebih berhati-hati saat melintas di Jalan Lama Tanjungpinang–Tanjunguban, terutama pada malam hari.
Menurutnya, kondisi jalan yang relatif gelap dan jarak pandang yang terbatas mengharuskan pengendara mengurangi kecepatan serta meningkatkan kewaspadaan.
“Kurangi kecepatan saat melintas di jalan lama, terutama pada malam hari,” imbaunya.
Sementara itu, seorang warga setempat, Supri, menuturkan kecelakaan serupa sudah beberapa kali terjadi sejak arus kendaraan dialihkan ke Jalan Lama Tanjungpinang–Tanjunguban akibat perbaikan jembatan di Jalan Lintas Barat.
Meski tidak menyaksikan langsung kejadian tersebut, ia menduga kondisi kabut yang kerap muncul pada malam hari di kawasan Sri Bintan turut memengaruhi jarak pandang pengendara.
“Bisa jadi kaca depan kendaraan mengembun. Di Sri Bintan kalau malam memang sering berkabut,” ujarnya.
Kekhawatiran serupa juga disampaikan warga lainnya, Mulya. Ia menilai kendaraan yang berhenti di pinggir jalan berpotensi menjadi sasaran tabrak apabila pengendara tidak waspada. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY