Buka konten ini

SEIBEDUK (BP) – Antusiasme masyarakat memanfaatkan layanan administrasi kependudukan jemput bola yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam melalui program GASPOL (Gerakan Aksi Pelayanan On Location) di Kantor Camat Sungai Beduk, Kamis (11/6), terbilang sangat tinggi. Sejak pagi, ratusan warga memadati lokasi untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.
Pantauan di lapangan menunjukkan ruang pelayanan dipenuhi masyarakat yang datang sejak pagi hari. Kursi ruang tunggu terisi penuh oleh warga yang mengurus berbagai keperluan administrasi, mulai dari perekaman dan pencetakan KTP elektronik hingga pembuatan dokumen kependudukan lainnya. Tidak sedikit warga yang datang bersama anak maupun anggota keluarga mereka.
Program GASPOL merupakan inovasi pelayanan jemput bola Disdukcapil Batam yang menghadirkan layanan administrasi kependudukan lebih dekat kepada masyarakat. Berbagai layanan yang tersedia antara lain perekaman dan pencetakan KTP elektronik, pengurusan akta kelahiran, akta perkawinan, pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), pendataan penduduk non permanen, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Kepala Disdukcapil Kota Batam, Adhisty, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa layanan administrasi kependudukan yang dekat dan mudah diakses masih sangat dibutuhkan warga.
“Program GASPOL ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh warga Batam dapat memperoleh dokumen kependudukan dengan mudah, cepat, dan tanpa biaya,” ujar Adhisty.
Menurut dia, pola pelayanan jemput bola akan terus diperkuat sebagai upaya meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan sekaligus mengurangi antrean di kantor pelayanan utama Disdukcapil.
Ia menjelaskan, kehadiran layanan langsung di kecamatan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu maupun akses transportasi untuk datang ke kantor Disdukcapil.
“Kami hadir lebih dekat agar masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan dan waktu yang panjang untuk mengurus dokumen kependudukan. Semua layanan yang diberikan dalam program ini gratis,” tegasnya.
Adhisty menambahkan, program GASPOL akan terus digelar secara bergilir di seluruh kecamatan di Kota Batam agar semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati layanan administrasi kependudukan secara mudah dan cepat.
“Setelah kegiatan di Kecamatan Sungai Beduk, layanan GASPOL akan kembali hadir pada Jumat (12/6) di Kecamatan Batam Kota. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini karena seluruh pelayanan administrasi kependudukan diberikan secara gratis,” katanya.
Menurut Adhisty, kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap sangat penting karena menjadi syarat untuk mengakses berbagai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial.
Dari pantauan di lokasi, warga tampak tertib menunggu giliran pelayanan. Petugas Disdukcapil bersama aparatur Kecamatan Sungai Beduk juga terlihat aktif memberikan informasi serta membantu masyarakat melengkapi persyaratan administrasi yang diperlukan.
“Kami mengajak masyarakat yang dokumen kependudukannya belum lengkap agar memanfaatkan setiap program pelayanan jemput bola yang kami hadirkan. Disdukcapil Batam akan terus berinovasi menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, gratis, dan membahagiakan masyarakat,” tutupnya.
Salah seorang warga, Yuni, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran layanan GASPOL. Menurutnya, warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Kantor Disdukcapil Kota Batam di Sekupang untuk mengurus dokumen kependudukan.
“Sangat membantu karena dekat dari rumah. Walaupun tadi ramai, alhamdulillah urusan saya sudah selesai. Saya mengurus Kartu Identitas Anak. Kalau ke Disdukcapil di Sekupang tentu lebih jauh dan memakan waktu,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Winda yang datang untuk mengurus akta kelahiran sekaligus aktivasi IKD. Ia menilai program GASPOL memberikan kemudahan dan efisiensi bagi masyarakat.
“Program ini sangat membantu karena kami tidak perlu lagi ke kantor Disdukcapil. Lebih dekat, lebih cepat, dan menghemat waktu,” katanya.
Sementara itu, Fatimah mengapresiasi pelayanan yang diberikan petugas selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, selain cepat, petugas juga melayani masyarakat dengan ramah dan memberikan penjelasan yang mudah dipahami.
“Pelayanannya sangat baik dan ramah. Kalau ada warga yang belum paham, petugas langsung menjelaskan dan membantu sampai selesai. Jadi masyarakat merasa sangat terbantu,” ungkapnya. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO