Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Harga tiket pesawat untuk rute Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang menuju Jakarta kembali mengalami kenaikan hingga 40 persen. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap penurunan jumlah penumpang yang menggunakan jasa penerbangan dari ibu kota Provinsi Kepulauan Riau tersebut.
General Manager Bandara RHF Tanjungpinang, Mohamad Setiadi Dermawan Wakan, mengatakan tarif penerbangan Tanjungpinang-Jakarta saat ini berkisar antara Rp1,4 juta hingga Rp1,6 juta per orang.
Menurut dia, kenaikan tarif dipicu kebijakan penyesuaian biaya tambahan (surcharge) yang diterapkan maskapai akibat fluktuasi harga avtur serta pelemahan nilai tukar rupiah.
“Akibat kenaikan harga tiket tersebut, jumlah penumpang saat ini menurun hingga 50 persen dibandingkan hari-hari normal,” kata Setiadi, Kamis (4/6).
Ia menyebut, sebelum kenaikan tarif, jumlah penumpang yang berangkat dari Bandara RHF mencapai sekitar 650 orang per hari. Namun kini angkanya turun menjadi sekitar 400 penumpang per hari.
Meski jumlah penumpang menurun, pihak bandara memastikan seluruh fasilitas dan layanan operasional tetap berjalan optimal.
“Kami berkomitmen memberikan layanan sepenuh hati dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa bandara,” ujarnya.
Saat ini, penerbangan komersial berjadwal dari Bandara RHF dilayani oleh Batik Air dan Citilink untuk rute Tanjungpinang-Jakarta maupun sebaliknya.
Sementara itu, untuk penerbangan perintis antarpulau, layanan masih dioperasikan oleh Susi Air dengan tujuan Dabo Singkep, Tambelan, dan Letung. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY