Buka konten ini

BATAM (BP) – Pemerintah Kota Batam optimistis kunjungan wisatawan ke daerah tersebut akan melonjak tajam menjelang libur panjang akhir Mei hingga awal Juni 2026. Momentum cuti bersama, Kamis, (28/5) yang berdekatan dengan akhir pekan serta Hari Lahir Pancasila pada Senin, (1/6) dinilai menjadi magnet kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardi Winata, mengatakan tren kunjungan wisatawan asing sepanjang 2026 menunjukkan peningkatan positif dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau melihat progres kunjungan wisatawan mancanegara per bulan, dari Januari sampai Mei 2026 ini jauh lebih baik dibanding tiga bulan pada 2025 lalu. Artinya Batam masih sangat menarik, masih sangat seksi bagi wisatawan mancanegara, khususnya Singapura dan Malaysia,” ujar Ardi, Kamis (21/5).
Ia menjelaskan, posisi hari libur yang jatuh pada Kamis dan Jumat menjadi keuntungan tersendiri bagi Batam sebagai destinasi wisata singkat, terutama bagi wisatawan dari Singapura. Rangkaian libur yang tersambung hingga akhir pekan diperkirakan akan mendorong lonjakan kunjungan.
“Public holiday-nya bagus. Kamis dan Jumat, disambung Sabtu-Minggu. Ini membuat Batam semakin menarik. Lonjakannya nanti diprediksi luar biasa,” katanya.
Menurut Ardi, Batam memiliki beragam daya tarik yang membuat wisatawan merasa nyaman berlibur. Di antaranya wisata kuliner di kawasan Bengkong Laut, hotel dengan berbagai pilihan fasilitas dari kelas standar hingga bintang lima, serta situasi keamanan yang dinilai kondusif.
“Keamanan kita terjamin, tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga masyarakat atau wisatawan merasa aman datang ke Batam,” ujarnya.
Selain itu, sektor wisata belanja juga terus diperkuat dengan hadirnya berbagai pusat perbelanjaan dan tenant baru yang menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.
“Salah satu yang menarik sekarang itu wisata shopping. Elektronik, game, dan pusat belanja baru di kawasan Nagoya juga menjadi daya tarik tambahan,” katanya.
Tidak hanya mengandalkan wisata belanja dan kuliner, Pemerintah Kota Batam juga menyiapkan sejumlah agenda untuk menyambut lonjakan wisatawan pada periode libur panjang tersebut. Dalam waktu dekat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan menggelar Asita Travel Mart di Grand Batam Mall serta berbagai agenda kebudayaan lainnya.
“Batam bukan hanya siap untuk long weekend saja, tapi setiap weekend memang sudah kami siapkan. Wisatawan datang ke Batam itu untuk shopping, sport tourism, event-event hiburan, sampai event kelautan,” ujar Ardi.
Ia menambahkan, lonjakan kunjungan wisatawan diperkirakan akan berdampak langsung pada tingkat okupansi hotel serta perputaran ekonomi masyarakat. Sektor restoran, tempat hiburan, hingga pelaku UMKM juga diproyeksikan ikut merasakan dampaknya.
“Jelas okupansi hotel akan meningkat signifikan. Karena wisatawan bergerak ke hotel, restoran, tempat hiburan, dan UMKM. Hampir 24 persen pergerakan ekonomi kita juga berasal dari sektor pariwisata,” jelasnya.
Ardi optimistis pelaku UMKM akan ikut menikmati peningkatan aktivitas ekonomi selama periode libur panjang tersebut.
Di akhir, ia mengimbau masyarakat dan wisatawan agar bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, serta kebersihan Kota Batam selama momentum long weekend berlangsung.
“Ayo kita kompak, kita cinta Batam. Kota Batam ini milik kita semua. Jangan buang sampah sembarangan dan mari sama-sama menjaga kenyamanan kota ini,” tuturnya. (*)
Reporter : M SYA’BAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO