Buka konten ini

LENS (BP) – Musim perdana (2023–2024) menangani Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique mempersembahkan treble winners. Tiga gelar domestik diraih, yakni Ligue 1, Coupe de France, dan Trophee des Champions. Musim lalu, Enrique menambahkan gelar Liga Champions alias quadruple (empat gelar). Musim ini, pelatih yang akrab disapa Lucho itu bisa membukukan quintuple alias lima gelar.
Kemarin (14/5), PSG memastikan gelar juara Ligue 1 setelah mengalahkan peringkat kedua RC Lens dengan dua gol tanpa balas di Stade Bollaert-Delellis, Lens. Les Parisiens –sebutan PSG– memimpin 9 poin (76-67) atas RC Lens dengan Ligue 1 menyisakan journee pemungkas akhir pekan ini (18/5).
Ligue 1 menjadi gelar keempat PSG musim ini setelah Piala Interkontinental, Piala Super Eropa, dan Trophee des Champions. Marquinhos dkk punya kans memenangi gelar kelima dalam final Liga Champions kontra Arsenal di Puskas Arena, Budapest, akhir bulan nanti (30/5). PSG hanya gagal di Coupe de France (kandas di babak 32 besar).
”Sekarang (setelah memenangi Ligue 1, red), kami bisa fokus sepenuhnya ke Budapest,” kata Lucho di laman resmi klub. ”Kami ingin mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk final 30 Mei mendatang,” sahut false nine PSG Ousmane Dembele kepada beIN Sports.
Gelar Liga Tersulit
Kepada L’Equipe, Lucho menyebut bahwa gelar Ligue 1 musim ini jadi yang tersulit dibandingkan gelar pada dua musim sebelumnya. ’’Termanis dan tersulit. Musim ini pun juga sangat tidak biasa bagi kami,’’ kata pelatih 56 tahun berkebangsaan Spanyol tersebut. PSG sempat tertahan di peringkat kedua klasemen pada pertengahan musim sebelum menyodok ke puncak pada journee ke-23 atau 22 Februari lalu.
Satu Musim, Tiga Kiper
PSG memenangi Ligue 1 dengan rapor pertahanan terbaik. Selama 33 journee , Les Parisiens hanya kebobolan 27 gol. Rekor pertahanan terbaik PSG di Ligue 1 selepas Covid-19 (2019–2020). Pemakaian tiga kiper berbeda punya andil atas capaian tersebut.
Belakangan, posisi kiper utama PSG jadi milik penjaga gawang asal Rusia, Matvey Safonov. Padahal, di awal musim, Lucho memplot kiper nomor satu untuk Lucas Chevallier yang direkrut menggantikan Gianluigi Donnarumma. Chevallier telah memainkan 17 laga dan Safonov 14 laga. Tetapi, Safonov kebobolan lebih sedikit (12 gol) ketimbang Chevallier (13 gol).
Tidak hanya itu. Lucho memberikan kesempatan kepada kiper muda (19 tahun) Renato Marin untuk dua kali main. Marin yang kelahiran Brasil tetapi berpaspor Italia itu datang secara gratis di awal musim ini.
Sulit Berpesta
PSG akan menyudahi Ligue 1 musim ini dengan bertamu ke rival sekota, Paris FC. Laga di Stade Jean-Bouin itu semestinya bisa jadi ajang pesta juara Ligue 1 bagi PSG. Namun, Le Parisien menyebut, Paris FC menolak acara momen penyerahan trofi juara Ligue 1 kepada PSG. Mereka memilih mengisi laga pemungkas itu dengan penghormatan bagi pemain yang akan angkat kaki, Julien Lopez. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO