Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam terus berbenah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kini, pengurusan remisi hingga pembebasan bersyarat bagi warga binaan dibuat lebih cepat, transparan, dan terpantau melalui inovasi digital bernama Sistem Layanan Integrasi dan Remisi (SLIR).
Inovasi berbasis teknologi tersebut resmi diperkenalkan kepada warga binaan dan masyarakat sebagai bagian dari transformasi layanan di lingkungan pemasyarakatan. Melalui SLIR, proses pengajuan hak warga binaan dapat dipantau secara lebih terbuka, terstruktur, serta meminimalisasi kendala administrasi yang selama ini kerap terjadi.
Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, mengatakan kehadiran SLIR merupakan komitmen pihaknya dalam menghadirkan pelayanan modern yang mudah diakses sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.
“SLIR merupakan inovasi pelayanan yang kami hadirkan untuk mendukung transformasi digital di lingkungan pemasyarakatan. Dengan sistem ini, proses layanan menjadi lebih efektif, transparan, dan mudah diakses,” ujarnya, Rabu (13/5).
Melalui sistem tersebut, berbagai layanan seperti usulan remisi, cuti bersyarat, pembebasan bersyarat, hingga program integrasi lainnya dapat diproses secara lebih efisien. Selain itu, keluarga warga binaan juga disebut dapat lebih mudah memperoleh informasi terkait perkembangan pengajuan layanan.
Dalam kegiatan sosialisasi, petugas Lapas turut memberikan pemahaman mengenai tata cara penggunaan sistem, persyaratan administrasi, hingga tahapan pengajuan layanan. Suasana berlangsung interaktif ketika warga binaan diberi kesempatan untuk bertanya langsung terkait proses remisi dan integrasi.
Yosafat menambahkan, penerapan SLIR juga menjadi bagian dari upaya Lapas Batam dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Dengan digitalisasi layanan ini, Lapas Batam berharap mampu menciptakan pelayanan yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tutupnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO