Buka konten ini

ASTON Villa FC dan Crystal Palace FC menyusul Arsenal FC melangkah ke final kompetisi antarklub Eropa musim ini. Aston Villa memastikan tempat di final UEFA Europa League, sementara Crystal Palace menembus final UEFA Europa Conference League.
Tiga hari sebelumnya, Arsenal lebih dulu mengamankan tiket final UEFA Champions League.
Villa akan menghadapi SC Freiburg pada final Liga Europa di Besiktas Stadium, Istanbul, 21 Mei mendatang. Sementara Palace ditantang Rayo Vallecano di final Liga Konferensi Europa yang berlangsung di Red Bull Arena Leipzig, 28 Mei mendatang.
Adapun Arsenal akan menghadapi juara bertahan Paris Saint-Germain di final Liga Champions di Puskás Aréna, Budapest, 30 Mei mendatang.
Dari ketiga wakil Inggris tersebut, Aston Villa dianggap memiliki peluang terbesar meraih gelar. Faktor utama ada pada pengalaman pelatih Unai Emery yang dikenal sebagai spesialis kompetisi Eropa.
Emery telah mengoleksi empat gelar Liga Europa bersama Sevilla FC dan Villarreal CF. Catatan itu belum dimiliki pelatih Arsenal, Mikel Arteta, maupun pelatih Palace, Oliver Glasner.
“Tidak ada pelatih yang lebih baik dalam pertandingan seperti ini selain Unai Emery. Rekam jejaknya sudah berbicara sendiri,” ujar striker Villa, Ollie Watkins.
Meski demikian, Emery menegaskan keberhasilan Villa bukan hanya soal dirinya, melainkan kerja keras seluruh tim.
“Ini peluang terbaik para pemain untuk memenangi kompetisi Eropa,” katanya.
Bagi Aston Villa, final ini menjadi yang pertama sejak menjuarai European Cup musim 1981–1982. Penantian selama 44 tahun membuat momen ini terasa spesial bagi klub asal Birmingham tersebut.
Kapten Villa, John McGinn, bahkan menyebut skuad musim ini berpeluang menjadi legenda klub jika berhasil membawa pulang trofi.
“Lihat pemain-pemain Villa era 1982, nama mereka dikenang sampai sekarang. Kami ingin menjadi legenda juga,” ujarnya.
Sementara itu, Crystal Palace mencatat sejarah baru. Klub asal London tersebut akhirnya merasakan atmosfer final kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam usia klub yang telah mencapai 120 tahun.
Glasner pun menyambut antusias kemungkinan mengukir sejarah besar bersama Palace. Ia bahkan bercanda soal peluang dibuatkan patung di depan Selhurst Park jika berhasil membawa klub menjadi juara.
Keberhasilan klub-klub Inggris di Eropa musim ini juga membuka peluang tambahan slot UEFA Champions League untuk Premier League musim depan.
Premier League sudah dipastikan mendapat lima wakil lewat jalur koefisien UEFA. Namun, jumlah itu bisa bertambah menjadi enam jika Aston Villa menjuarai Liga Europa dan finis di posisi kelima klasemen akhir liga domestik.
Jika skenario tersebut terjadi, slot tambahan UEFA atau European Performance Spot (EPS) akan diberikan kepada tim yang finis di posisi keenam klasemen Premier League.
Selain Premier League, La Liga juga mendapat tambahan slot EPS setelah Rayo Vallecano mencapai final Liga Konferensi Europa. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO